Miris! Enam WNI Tertahan di Laut Filipina selama 7 Bulan dan Tak Pernah Terima Gaji, Begini Respon KBRI Manila

Kondisi kapal yang sudah tak layak, kru yang mulai sakit-sakitan, hingga tidak jelasnya gaji membuat pihak keluarga di Indonesia menjerit memohon pertolongan.

Ari Syahril Ramadhan | Elvariza Opita
Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:15 WIB
Miris! Enam WNI Tertahan di Laut Filipina selama 7 Bulan dan Tak Pernah Terima Gaji, Begini Respon KBRI Manila
Sejumlah kru WNI di kapal MV Sky Fortune yang tertahan 7 bulan di Tabaco, Filipina. (Twitter/@maimeichil)

Masalah bertambah runyam ketika pihak perusahaan menjanjikan pemulangan serta pembayaran gaji setelah selesai bongkar muatan kargo beras yang tidak rusak. Namun nihil, nyatanya para kru masih tertahan di atas kapal tersebut.

Mirisnya lagi, hanya kru Indonesia lah yang didiskriminasi dengan tidak mendapatkan gaji. Padahal ada belasan kru lain yang telah menerima hak mereka.

"Diatas kapal tersebut ada 17 orang. Beberapa orang dari Filipina, Burma (Myanmar), dan satu utusan dari perusahaan yang berasal dari China. Semua crew dari negara lain mendapatkan gaji kecuali crew Indonesia," tutur @maimeichil.

Upaya Menghubungi KBRI Manila

Baca Juga:VIDEO Viral Tamu Kompak Hadir ke Acara Pernikahan Pakai Seragam SMA, Bikin Warganet Iri

Masalah ini tentu berusaha diselesaikan pihak keluarga dengan menghubungi KBRI Manila. Mulai dari melakukan zoom meeting hingga pihak KBRI Manila yang telah mengunjungi kapal yang bersandar 10 mil dari daratan Tabaco tersebut.

"Pada 30 Maret 2021, KBRI Manila mengunjungi dan menyalurkan bantuan logistik bagi PMI ABK kapal Sky Fortune yang tengah berlabuh di Tabaco Port, Albay. Dalam kunjungan kekonsuleran tersebut, KBRI Manila menemui otoritas setempat untuk membahas penanganan permasalahan PMI ABK," tulis KBRI Manila di akun Facebook mereka pada 2 April.

Upaya KBRI Manila menemui secara tatap muka kru WNI di kapal MV Sky Fortune yang tertahan di Tabaco, Filipina sekaligus memberikan bantuan logistik. (kemlu.go.id)
Upaya KBRI Manila menemui secara tatap muka kru WNI di kapal MV Sky Fortune yang tertahan di Tabaco, Filipina sekaligus memberikan bantuan logistik. (kemlu.go.id)

Namun upaya ini ternyata tidak cukup. Otoritas Filipina masih menahan kapal tersebut, sementara pihak perusahaan seolah tidak peduli lagi dengan keberadaan para kru di sana.

"Mereka tidak diperbolehkan meninggalkan kapal dan pihak KBRI Manila sampai sekarang belum memberikan kepastian atas penyelesaian kasus mereka," katanya.

Sementara hingga 28 Juli 2022 kemarin, keluarga kru juga masih berkomunikasi dengan ITF. Lewat pesan WhatsApp, pihak ITF mengaku telah berusaha maksimal tetapi lagi-lagi otoritas Filipina menahan para kru di atas kapal.

Baca Juga:Mengharukan, Driver Ojol Tabung Tip Penumpang untuk Orang Paling Spesial, Ternyata Ingin Menghadiahi Diri Sendiri

Disebutkan pula otoritas sudah sepakat untuk merepatriasi para kru, tetapi harus ada orang lain yang menggantikan mereka karena kapal tidak boleh dibiarkan berlabuh tanpa ada kru di atasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak