Heboh Pimpinan Dewan Ribut di Tempat Karaoke, Mahasiswa Desak Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sukabumi Turun Tangan

"Informasinya belum utuh, baru sebelah. Saya juga masih berusaha mengkonfirmasi ke anggota DPRD lainnya termasuk pimpinan," jelasnya.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:12 WIB
Heboh Pimpinan Dewan Ribut di Tempat Karaoke, Mahasiswa Desak Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sukabumi Turun Tangan
ILUSTRASI - Suasana sarat pengunjung di tempat hiburan malam. [ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat]

Anggi pun meminta Bakor DPRD tegas menyelesaikan masalah ini, dan menyampaikan ke publik mengenai kejadiannya secara terbuka.

“Bakor mudah-mudahan bisa menjelaskan, mencari kebenaran dan menyiapkan sanksi atau penyelesaian kelembagaan apabila ditemukan pelanggaran. Supaya masyarakat tahu, paham juga masyarakat bisa menilai,” ujar Anggi.

Isu pimpinan dewan melakukan kekerasan berkembang sejak hari Minggu 21 Agustus 2022, bahkan sudah dilansir oleh sejumlah media di Sukabumi. Salah seorang pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi terlibat keributan dengan seorang aktivis organisasi kepemudaan, di salah satu THM (karaoke) yang berada di Kota Sukabumi, pada Sabtu (20/8/2022) malam.

Namun hingga saat ini, Kamis 25 Agustus 2022 isu ini belum terungkap. Pihak yang terlibat keributan memilih bungkam. Bahkan tidak ada laporan ke pihak kepolisian dari kedua belah pihak.

Baca Juga:Ratusan Penghuni Gunung Gede Pangrango Turun Gunung dan Teror Warga Sukaraja Sukabumi

Redaksi sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com berusaha menghubungi pimpinan badan kehormatan (Bakor) DPRD Kabupaten Sukabumi namun belum memberikan jawaban, khususnya terkait surat yang dilayangkan PB Himasi Sukabumi.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang merasa tidak perlu namanya dicantumkan minta publik tidak cepat mengambil kesimpulan dari isu yang menerpa pimpinan DPRD.

"Informasinya belum utuh, baru sebelah. Saya juga masih berusaha mengkonfirmasi ke anggota DPRD lainnya termasuk pimpinan," jelasnya, Kamis (25/8/2022).

Ia menilai jika memang terjadi keributan, hingga saat ini tidak ada dampak lanjutan, seperti pelaporan kepolisian dari pihak pihak terkait.

"Jadi intinya informasi soal kejadian itu (keributan) hingga saat ini masih sebatas isu," pungkasnya.

Baca Juga:Gempa Bumi Magnitudo 4 Guncang Sukabumi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak