Labkesda Temukan Zat Pengawet Mie Instan dalam Sampel Makanan yang Sebabkan Keracunan Massal di Sukabumi

"Alhamdulillah, mereka yang kena musibah, baik perwakilan dan korban sendiri, sepakat untuk saling memaafkan," terangnya.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 05 September 2022 | 07:00 WIB
Labkesda Temukan Zat Pengawet Mie Instan dalam Sampel Makanan yang Sebabkan Keracunan Massal di Sukabumi
Pertemuan musyawarah di Kantor Polsek Ciracap Sukabumi. Pemilik hajat minta maaf kepada seluruh korban keracunan massal di Desa Purwasedar. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

SuaraJabar.id - Sebanyak 178 orang mengalami keracunan makanan usai menyantap makanan di acara hajatan yang digelar di Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.

Kekinian, perwakilan keluarga dan korban keracunan massal itu bertemu dengan pemilik hajatan pada Minggu (4/9/2022). Pertemuan ini digelar di Markas Polsek Ciracap dengan dihadiri Kapolsek, Camat dan Pemdes Purwasedar.

"Kami memfasilitasi keluarga yang terkena musibah, dengan pemilik hajatan. Pada kasus keracunan di Desa Purwasedar," kata Camat Ciracap, Usep Supelita.

"Alhamdulillah, mereka yang kena musibah, baik perwakilan dan korban sendiri, sepakat untuk saling memaafkan," terangnya.

Baca Juga:BBM Naik, Ini Perubahan Tarif Angkot di Sukabumi

Kapolsek Ciracap, IPTU Tatang Mulyana mengatakan kedua belah pihak sudah melakukan musyawarah dan mufakat, dalam kasus keracunan tersebut. Pemilik hajat sudah minta maaf.

"Alhamdulillah, dengan kesadaran kedua belah pihak, mereka bisa saling memaafkan," tegasnya.

Sebelumnya Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat telah memeriksa sampel nasi dan mie goreng dalam kasus keracunan di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Hasilnya, terdapat kandungan zat Nitrit pada kedua makanan tersebut.

Informasi itu disampaikan Kepala Bidang Upaya dan Pembiayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi. Lewat keterangan tertulis, Masyur menyebut zat Nitrit ditemukan dari hasil pemeriksaan kimiawi Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Sementara hasil pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel makanan yang sama, kata Masykur, tidak ditemukan jenis bakteri apa pun.

Baca Juga:Harga BBM Naik, Tarif Angkot di Sukabumi Langsung Ikut Naik

"Kemungkinan besar penyebab keracunan adalah zat Nitrit. Zat ini biasa digunakan sebagai pengawet mie instan," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak