Belasan Kucing di Tasikmalaya Tewas Dimutilasi, Komunitas Ini Siapkan Hadiah Uang bagi yang Bisa Temukan Pelaku

Jadi saya berinisiatif buat sayembara siapapun yang menemukan pelakunya atau melihat secara langsung dikasih reward berupa uang cash," ujar pencinta kucing itu.

Ari Syahril Ramadhan
Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:52 WIB
Belasan Kucing di Tasikmalaya Tewas Dimutilasi, Komunitas Ini Siapkan Hadiah Uang bagi yang Bisa Temukan Pelaku
Kucing yang selamat dari aksi pembantaian kucing di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. [HR Online/Istimewa]

SuaraJabar.id - Belasan kucing di Kota Tasikmalaya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Diduga, belasan kucing itu tewas usai digorok oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Bukan cuma menggorok kucing, pelaku juga diduga melakukan mutilasi terhadap korbannya.

Belasan kucing tersebut dibantai di dua lokasi. Sebanyak 7 kucing dibantai di Pasar Indihiang. Lalu, 10 kucing lainnya dianiaya di Pasar Cikurubuk, beruntung 2 di antaranya berhasil diselamatkan.

Kucing yang jadi korban terdiri dari kucing dewasa dan kitten atau anak kucing. Ada juga kucing yang sedang hamil yang disayat perutnya dan bayinya diambil.

Baca Juga:Kucing Masuk ke Rok Pengantin Wanita, Warganet: Hati-hati Beranak

Komunitas Peduli Kucing Tasikmalaya murka dan melaporkan pembantaian tersebut ke Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (2/10/2022).

Ketua Komunitas Peduli Kucing Tasikmalaya Rellys Irel mengatakan, pembantaian sadis terhadap kucing di pasar Cikurubuk terjadi pekan lalu. Kemudian pembantaian kucing di Pasar Indihiang terjadi dua hari lalu dengan kasus yang sama. Ia menduga, pelakunya orang yang sama.

“Kalau di Pasar Cikurubuk 10 Kucing, 8 mati tidak selamat sedangkan 2 ekor selamat sudah saya obati dan diamankan. Delapan ekor itu, jantan 3 ekor digorok, yang lainnya dimutilasi. Bahkan ada 1 ekor lagi hamil disayat perutnya bayinya diambil plasentanya,” katanya, saat berada di Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (2/10/2022).

Lanjut Irel, di pasar Indihiang, kucing yang dibantai ada 7 ekor, semuanya digorok dan dimutilasi, bahkan organnya diambil.

“Sangat sadis, entah motifnya apa. Saya lapor ke Polres Tasikmalaya Kota untuk menindaklanjuti siapa tahu pelakunya sama, karena jam saat eksekusinya sama, di Pasar Cikurubuk jam 3 dini hari. Sedangkan di Pasar Indihiang Jam 3 dini hari. Saya khawatir pelakunya itu sama,” ucapnya.

Baca Juga:Kecam Aksi Premanisme Polisi, AGRA Jabar Tuntut Presiden Jokowi Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan

Sebelumnya, ia sudah membuat selebaran kertas sayembara untuk mencari pelakunya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak