Isak Tangis Pecah saat Javier Roca dan Anak Asuhnya Tabur Bunga di Kanjuruhan

Ali Rifki berharap tragedi ini tak terjadi lagi di kemudian hari dan berharap penegak hukum menginvestigasi dengan tuntas tragedi Kanjuruhan.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 03 Oktober 2022 | 21:57 WIB
Isak Tangis Pecah saat Javier Roca dan Anak Asuhnya Tabur Bunga di Kanjuruhan
Pemain dan official Arema FC mendatangi Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa]

SuaraJabar.id - Isak tangis pecah saat pemain dan pelatih Arema FC melakukan tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022).

Skuad Singo Edan melakukan tabur bunga untuk mengenang ratusan korban yang meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan.

Sebelum memasuki stadion, para pemain yang dipimpin pelatih Javier Roca dan manajer Ali Rifki memanjatkan doa dengan khidmat di depan Tugu Singa.

Setelah memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan, pemain Singo Edan ini menaburkan bunga. Kegiatan tersebut berlangsung dengan sangat haru, hingga tangis pun tak terhindarkan.

Baca Juga:Mahfud MD akan Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruan, Berikut Daftar Anggota Lengkapnya

Kapten Arema FC Johan Alfarizi, dan Dendi Santoso menangis sesenggukan, sedangkan pemain-lainnya menunduk tak mengucapkan apa-apa.

Ali Rifki berharap tragedi ini tak terjadi lagi di kemudian hari dan berharap penegak hukum menginvestigasi dengan tuntas tragedi Kanjuruhan. 

"Kami pasrahkan penyelidikannya ke pemerintah. Kami dari manajemen fokusnya ke keluarga korban, melihat yang lagi sakit memberikan semangat, bantuan, apa pun yang dibutuhkan," kata dia.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mengungkapkan baik manajemen, pelatih maupun pemain syok, bersedih dan tidak bisa berkata-kata atas insiden tersebut.

Dia sangat menyesali kejadian yang berujung meninggalnya ratusan orang itu. Tragedi itu, kata Gilang, terjadi di luar nalar.

Baca Juga:TGIPF Mulai Kerja Usut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Sebut Bisa Temukan Pelaku di Balik Layar

"Bahkan para pemain ikut menggotong dan memberi pertolongan kepada suporter. Mereka ikut menyaksikan suporter meninggal," kata Juragan 99 itu dengan terisak.

News

Terkini

"Jadi di Indonesia ini sudah identifikasi 295 patahan aktif. Namun patahan Cugenang yang ini belum termasuk yang teridentifikasi," ujar Dwikorita.

| 21:29 WIB

"Bahkan elektabilitas beberapa capres papan tengah, seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) memperlihatkan trend menurun," ujarnya.

News | 15:23 WIB

"Jika Hery Jung berhasil ditahan maka selanjutnya tinggal satu nama yang harus terus diusut secara tuntas yaitu Heru Darmanto," kata Manajer Advokasi Walhi Jabar, Iwank.

News | 14:49 WIB

Diketahui, guncangan kuat gempa bumi yang berpusat di darat wilayah Sukabumi merupakan gempa intraslab atau gempa Benioff.

News | 13:12 WIB

Mereka berbondong-bondong berangkat dari desa masing-masing menggunakan mobil angkutan kota sejak pukul 05.00 WIB.

News | 10:34 WIB

Sigit meninjau langsung tempat kejadian bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar sekaligus menjenguk korban bom bunuh diri di Rumah Sakit Immanuel.

News | 10:02 WIB

"Ada petugas di depan polsek, dari selatan ke utara saja satu jalur," kata Deden.

News | 09:57 WIB

Sukabumi, Jawa Barat Kamis (8/12) pagi diguncang gempa bumi.

News | 08:12 WIB

Kapolri langsung menyalami pejabat-pejabat di lingkungan Polda Jawa Barat. Kemudian Listyo masuk ke area Polsek Astanaanyar setelah anggotanya melakukan sterilisasi.

News | 13:39 WIB

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengatakan penyidik Densus 88 sudah berada di lokasi Polsek Astanaanyar Bandung.

News | 12:33 WIB

Selain itu, dia menambahkan ada delapan orang lain mengalami luka-luka, yang tujuh di antaranya adalah anggota polisi dan seorang warga.

News | 12:20 WIB

Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar meninggalkan pesan yang tidak biasa sebelum aksinya dilakukan pada Rabu pagi.

News | 11:20 WIB

Ledakan yang terjadi sekitar jam 08.20 WIB tadi mengakibatkan satu orang terduga pelaku ledakan meninggal dunia dan tiga petugas polisi terluka.

News | 10:33 WIB

Kapolres juga menyiagakan petugas penjagaan komando yang melaksanakan tugas bersifat preventif guna mengamankan markas komando maupun lingkungan sekitar.

News | 10:24 WIB

Meski ditutup, sejumlah warga berhenti dan mendekati penutupan jalan tersebut untuk melihat situasi di kawasan itu.

News | 10:09 WIB
Tampilkan lebih banyak