Banjir Bandang Sungai Cibareno Sebabkan 2 Rumah Hanyut dan Sawah Warga Terendam

Kondisi terakhir mengungsi 25 kepala keluarga, mengungsi ke tempat aman, saudaranya. Korban sementara tidak ada,

Galih Prasetyo
Senin, 10 Oktober 2022 | 07:50 WIB
Banjir Bandang Sungai Cibareno Sebabkan 2 Rumah Hanyut dan Sawah Warga Terendam
Ilustrasi banjir. (Pixabay/Hermann)

SuaraJabar.id - Banjir bandang menerjang Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/10/2022). Akibat banjir bandang ini, sebanyak 25 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.20 WIB ini.

Mengutip dari Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, dampak dari bencana ini tercatat ada 12 rumah terendam, dua rumah hanyut, satu rumah rusak sedang, satu sekolah dasar halamannya terendam, satu penggilingan padi terendam, satu jembatan Gantung Batu-Cilumayan rusak, dua mesin penyedot pasir hanyut, dan sekitar 3 hektare sawah terendam.

“Kemudian atas laporan RT, sekitar 66 kepala keluarga rumahnya terancam hanyut,” ujar Kepala Desa Pasirbaru, Hidayah.

Hidayah menyebut bencana ini paling parah menimpa warga di Kampung Bantar Kalapa RT 04/10 dan Kampung Cilumayan RT 01/10 yang berada di sepanjang Sungai Cibareno.

Baca Juga:Sungai Cibareno Meluap, Cisolok Terendam Banjir

“Kondisi terakhir mengungsi 25 kepala keluarga, mengungsi ke tempat aman, saudaranya. Korban sementara tidak ada,” tuturnya. "Banjir tiba-tiba, ketinggian air saat itu 1,5 sampai 2 meter."

Menurut Hidayah, banjir bandang luapan Sungai Cibareno adalah kesekian kalinya. “Dulu pernah terjadi juga. Informasi dihimpun oleh kami tahun 1995 bahkan lebih parah,” kata dia.

Hidayah menyebut pemerintah desa sudah berupaya melakukan pencegahan agar air kiriman Sungai Cibareno tak masuk ke pemukiman yakni melalui pengajuan pembangunan tanggul yang jebol akibat kejadian serupa dua tahun lalu ke instansi terkait, namun belum ada respons.

“Itu melalui rekomendasi pak camat, ke kabupaten dan provinsi. Terakhir tahun 2020 kejadian serupa, tetapi tidak ada respons dari pemerintah baik kabupaten maupun provinsi dan pusat,” ungkapnya.

Padahal menurut Hidayah, banjir bandang ini sangat mengancam masyarakat sekitar bantaran sungai di Desa Pasirbaru.

Baca Juga:21 Daerah di Jabar Berpotensi Turun Hujan Sedang hingga Lebat

“Tidak ada tanda tanda untuk realisasi tentang masalah pembangunan dari dampak banjir bandang ini, padahal sangat penting, warga sangat mengharapkan. Ini bukan sungai kecil, tapi sungai antara perbatasan Jabar dan Banten, sangat luas sekali,” kata Hidayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak