Dua Warga Kadudampit Tertimbun Longsor di Sukabumi, Satu Orang Meninggal Dunia

Longsor itu menyebabkan dua orang tertembun dan satu orang meninggal dunia. Peristiwa itu disebabkan karena hujan deras terus mengguyur wilayah Sukabumi.

Andi Ahmad S
Senin, 24 Oktober 2022 | 13:11 WIB
Dua Warga Kadudampit Tertimbun Longsor di Sukabumi, Satu Orang Meninggal Dunia
Ilustrasi Longsor di Sukabumi.[Dok.Humas Polres Wonogiri]

SuaraJabar.id - Dua orang tertimbun longsor di RT 19/05, Desa/Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/10/2022) kemarin.

Longsor itu menyebabkan dua orang tertembun dan satu orang meninggal dunia. Peristiwa itu disebabkan karena hujan deras terus mengguyur wilayah Sukabumi.

"Penjagaan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan pascabencana tanah longsor yang menimbun bapak dan anak di RT 19/05, Desa/Kecamatan Kadudampit dan kami pun telah memasang garis polisi," kata Kapolsek Kadudampit Ipda Awan, mengutip dari Antara.

Menurut Awan, akibat kejadian itu korban Yanyan Yaryana (48) mengalami luka berat sementara anaknya Muhamad Razka Fauzi (19) meninggal di lokasi akibat tertimbun longsoran tanah tebing setinggi 7 meter.

Baca Juga:Cuaca Ekstrem Sebabkan Longsor di Cinangka Serang, Tanah di Bawah Jalan Raya Palka Amblas

Untuk korban selamat saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kemudian untuk jenazah Fauzi sudah dikebumikan atau dikuburkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum (TPU) yang tidak jauh dari rumahnya.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan dari saksi di lokasi, bencana tanah longsor yang menewaskan seorang warga ini akibat kondisi tebing tanah yang berada di belakang rumah korban sudah labil akibat setiap hari tergerus oleh hujan deras sehingga tidak lagi bisa menahan beban sehingga longsor dan langsung menimbun rumah korban.

Korban tidak berhasil menyelamatkan diri dari bencana yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dikarenakan sedang tertidur lelap. Untuk korban atas nama Yayan berhasil dievakuasi relawan gabungan sekitar pukul 02.00 WIB sementara jasad anaknya yakni Fauzi baru berhasil ditemukan dan dievakuasi dari timbunan longsor sekitar pukul 07.30 WIB.

"Selain menewaskan seorang warga, akibat bencana tanah longsor ini kerugiannya mencapai Rp50 juta. Personel polisi yang berada di lokasi kejadian masih melakukan penjagaan antisipasi terjadinya longsor susulan," tambahnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana seperti sekitar tebing ataupun bantaran sungai agar selalu waspada apalagi saat turun hujan serta lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih untuk meminimalisasikan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:BMKG Pusat Imbau Dua Kabupaten dan Kota di Jabar Siaga Bencana Banjir dan Longsor, Berikut Penjelasannya

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak