Kasus Bullying Anak SMP di Bandung, Teman Sekelas Korban Bungkam, Pihak Sekolah Berdalih Tidak Tahu

Kepala korban dipasangkan helm, lalu pelalu menendang bagian kepala lebih dari satu kali.

Galih Prasetyo
Sabtu, 19 November 2022 | 10:11 WIB
Kasus Bullying Anak SMP di Bandung, Teman Sekelas Korban Bungkam, Pihak Sekolah Berdalih Tidak Tahu
Ilustrasi bullying (pexels.com/Mikhail Nilov)

SuaraJabar.id - Viral sebuah video aksi bullying terhadap seorang anak SMP di Bandung, Jawa Barat. Dalam video, korban mendapat perlakuan bullying secara ramai-ramai.

Parahnya, teman satu kelas korban tidak membela korban namun justru mendukung aksi tak pantas pelaku.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @Salmandoang itu menampilkan pelaku menjadikan kepala korban sebagai sarana latihan taekwondo.

Kepala korban dipasangkan helm, lalu pelalu menendang bagian kepala lebih dari satu kali.

Baca Juga:Cegah Bullying, SMK N 1 Pundong Laksanakan Deklarasi Sekolah Aman

Korban terdiam dan tidak melawan sama sekali. Ia pun kemudian tergeletak jatuh usai dikeroyok oleh pelaku.

Pihak keluarga sudah membawa korban ke rumah sakit dan menurut dokter sementara ini tidak ditemukan kondisi berbahaya.

“Saat ini kami dari pihak keluarga sedang menelusuri lebih detail proses kejadiannya, karena dari pihak sekolah berdalih tidak tahu kejadiannya,” ucap pihak keluarga mengutip dari AyoBandung--jaringan Suara.com

Tidak hanya itu, menurut keluarga korban, teman satu kelas korban juga bungkam.

“Dan teman-temannya juga tidak ada yang mau memberikan penjelasan,”

Baca Juga:Tekan Bullying di Sekolah, Pemprov Jabar Bakal Luncurkan Aplikasi Ini

Aksi bullying kepada korban menurut pihak keluarga sudah sering terjadi dan baru ini terekam kamera.

News

Terkini

"Jadi di Indonesia ini sudah identifikasi 295 patahan aktif. Namun patahan Cugenang yang ini belum termasuk yang teridentifikasi," ujar Dwikorita.

| 21:29 WIB

"Bahkan elektabilitas beberapa capres papan tengah, seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) memperlihatkan trend menurun," ujarnya.

News | 15:23 WIB

"Jika Hery Jung berhasil ditahan maka selanjutnya tinggal satu nama yang harus terus diusut secara tuntas yaitu Heru Darmanto," kata Manajer Advokasi Walhi Jabar, Iwank.

News | 14:49 WIB

Diketahui, guncangan kuat gempa bumi yang berpusat di darat wilayah Sukabumi merupakan gempa intraslab atau gempa Benioff.

News | 13:12 WIB

Mereka berbondong-bondong berangkat dari desa masing-masing menggunakan mobil angkutan kota sejak pukul 05.00 WIB.

News | 10:34 WIB

Sigit meninjau langsung tempat kejadian bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar sekaligus menjenguk korban bom bunuh diri di Rumah Sakit Immanuel.

News | 10:02 WIB

"Ada petugas di depan polsek, dari selatan ke utara saja satu jalur," kata Deden.

News | 09:57 WIB

Sukabumi, Jawa Barat Kamis (8/12) pagi diguncang gempa bumi.

News | 08:12 WIB

Kapolri langsung menyalami pejabat-pejabat di lingkungan Polda Jawa Barat. Kemudian Listyo masuk ke area Polsek Astanaanyar setelah anggotanya melakukan sterilisasi.

News | 13:39 WIB

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengatakan penyidik Densus 88 sudah berada di lokasi Polsek Astanaanyar Bandung.

News | 12:33 WIB

Selain itu, dia menambahkan ada delapan orang lain mengalami luka-luka, yang tujuh di antaranya adalah anggota polisi dan seorang warga.

News | 12:20 WIB

Pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar meninggalkan pesan yang tidak biasa sebelum aksinya dilakukan pada Rabu pagi.

News | 11:20 WIB

Ledakan yang terjadi sekitar jam 08.20 WIB tadi mengakibatkan satu orang terduga pelaku ledakan meninggal dunia dan tiga petugas polisi terluka.

News | 10:33 WIB

Kapolres juga menyiagakan petugas penjagaan komando yang melaksanakan tugas bersifat preventif guna mengamankan markas komando maupun lingkungan sekitar.

News | 10:24 WIB

Meski ditutup, sejumlah warga berhenti dan mendekati penutupan jalan tersebut untuk melihat situasi di kawasan itu.

News | 10:09 WIB
Tampilkan lebih banyak