Geger Video Preman Paksa Pengendara Beli Air Mineral, Ujungnya Sesuai Prediksi Netizen

"Pelaku menjual paksa air mineral kepada para sopir truk dengan cara membentak dengan kata-kata Kasar kepada para sopir truk," kata dia.

Ari Syahril Ramadhan
Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:34 WIB
Geger Video Preman Paksa Pengendara Beli Air Mineral, Ujungnya Sesuai Prediksi Netizen
Polisi mengamankan seseorang yang diduga preman dan menjual air mineral secara paksa pada pengendar di Sukabumi. [Sukabumiupdate.com]

SuaraJabar.id - Sebuah video yang memperlihatkan seseorang memaksa pengendara di jalan raya untuk membeli air mineral beredar di jejaring media sosial dan menjadi viral.

Kekinian diketahui, pelaku yang menjual air dengan gaya premanisme di video itu adalah IM (41). Lokasinya berada di daerah Padabeunghar, Kabupaten Sukabumi.

Dalam video tersebut, IM menjual air kepada sopir yang melintas di jalan ruas provinsi ruas Jampangtengah - Kiaradua tepatnya Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.

IM membentak dan berkata kasar kepada sopir yang tak mau membeli air yang dijualnya. Peristiwa dalam video itu terjadi Rabu (30/11/2022) lalu.

Baca Juga:Ketularan Ngondek, Begini Ekspresi Girang Abidzar Al Ghifari saat Ketemu Lucinta Luna

Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin membenarkan bahwa pelaku menjalankan aksi premanismenya dengan modus menjual air mineral kepada para sopir yang melintas.

"Pelaku menjual paksa air mineral kepada para sopir truk dengan cara membentak dengan kata-kata Kasar kepada para sopir truk," kata Usep Nurdin di kantornya.

Lebih lanjut Usep menyatakan, peristiwa dalam video itu terjadi pada Rabu pukul 15.30 WIB. Saat itu IM dan sopir yang dipaksa harus membeli air mineral itu sudah saling memaafkan dan tidak ada lagi permasalahan.

Kendati demikian, kejadian ini menjadi sorotan masyarakat setelah video tersebar viral. Banyak netizen yang berkomentar jika orang bergaya preman dalam video itu bakal berakhir dengan ucapan permohonan maaf.

"Sekarang sok jago, udah ditangkep polisi paling bikin klarifikasi sama permohonan maaf," ujar seorang netizen dalam kolom komentar video yang beredar.

Baca Juga:Penari Warung yang Ditanggap Ganjar Pranowo Dapat HP

Sehingga polisi bergegas mengamankan pria tersebut pada Kamis (1/12/1011).

News

Terkini

Nantinya hasil buyback akan dibagikan kepada pegawai.

News | 14:00 WIB

"Yang pasti venue lomba ini akan digelar di Bandung dan bukan di jalan umum, dan akan dilaksanakan di area yang luas," ujarnya soal Balapan Peti Sabun.

News | 12:22 WIB

"Jadi terdengar sama saya itu ditanya 'anggota XTC atau bukan?'. Korban jawab bukan. Nah mungkin langsung dibacok di situ," ujar saksi di lokasi kejadian.

News | 19:34 WIB

Ciro Alves yang kemudian lepas dari kawalan pemain belakang PSS kemudian memperdaya kiper M Ridwan hingga bola bersarang di gawang PSS.

News | 18:11 WIB

Luar biasa, hampir semua lagu saya nantikan, ujar Prabowo Subianto.

News | 17:23 WIB

"Kalau yang Samarang saja dari 45 ke 182, nah ini yang Pasirwangi ini belum selesai, karena lebih banyak yang Pasirwangi," kata Wakil Bupati Garut.

News | 21:00 WIB

"Butuh keseriusan pemerintah daerah agar masalah ini tidak semakin berlarut-larut karena banyak aspek yang harus dipenuhi," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.

News | 17:05 WIB

Saat ini layanan AgenBRILink telah menjangkau 58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia.

News | 17:00 WIB

Semua kerja sama ini terintegrasi secara sistem.

News | 21:00 WIB

"Nah dari Laswi itu masih (dikaji) antara ke kanan ke Jalan Sukabumi atau lurus kemudian ke Jalan Diponegoro, turunnya di Pusdai," kata Yana Mulyana.

News | 20:39 WIB

Ajakan ini dalam rangka penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism 2023.

News | 19:30 WIB

"Kelihatannya mungkin overheat juga ya, mungkin, ya, tapi tentunya ini jadi bahan evaluasi rumah sakit juga gitu," kata Yana Mulyana.

News | 18:18 WIB

Program BRI Peduli senantiasa turut berperan aktif.

News | 14:30 WIB

Saya lari tapi ketangkep terus saya dipukuli oleh 3 sampai 4 orang dengan benda yang mirip pistol," ujar warga Pangandaran itu.

News | 12:46 WIB

"Bapak sudah menjalani operasi kemarin 30 Januari pukul 17.00 sampai 18.00 WIB di RSU Santosa karena memang ada penyumbatan pembuluh darah ke jantung,"ujarnya.

News | 14:33 WIB
Tampilkan lebih banyak