Syok Dapat Kabar Siti Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Keluarga Ungkap Fakta Ini

Sering saya kasih saran ke almarhum, jangan ikut penggandaan uang, itu penipuan," ujar salah satu korban pembunuhan berantai Wowon cs.

Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 21 Januari 2023 | 13:27 WIB
Syok Dapat Kabar Siti Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Keluarga Ungkap Fakta Ini
Keluarga memperlihatkan foto Siti Fatimah, korban pembunuhan berantai Wowon cs. [HR Online]

SuaraJabar.id - Seorang perempuan asal Kabupaten Garut bernama Siti Fatimah dinyatakan meninggal akibat kecelakaan laut pada 2021 lalu. Namun kekinian keluarga Siti syok lantaran mendapat kabar dari polisi bahwa keluarga mereka didyga melakukan salah satu korban pembunuhan berantai atau serial killer Wowon cs.

Keluarga Siti di Kampung Sawah Gunung Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng pun telah mempersilahkan penyidik kepolisian membongkar makam almarhum Siti Fatimah untuk proses otopsi jenazah.

Siti Fatimah dinyatakan polisi merupakan salah satu korban pembunuhan berantai yang dilakukan trio pelaku Wowon, Dede dan Solihin.

Kakak almarhum Siti menceritakan, dirinya sudah diberitahu polisi pada Jumat (20/1/2023) kemarin. Polisi akan membongkar makam almarhum untuk kepentingan identifikasi dan otopsi.

Baca Juga:Detik-detik Penangkapan Pembunuh Berantai Aki Wowon Cs di Cianjur

“Awalnya diberitahu korban kecelakaan laut, itu waktu bulan Februari 2021. Nah, kemarin Pak Kapolsek memberi tahu, bahwa adik saya merupakan satu korban dari sekian banyak korban pembunuhan berencana,” kata Cecep Supriatna, Sabtu (21/1/2023) di kediamannya.

Tak hanya itu, Cecep juga mengaku, mengetahui adiknya terjerat korban penggandaan uang dari para pelaku tersebut.

“Pernah telpon dari adik saya waktu dia masih di Arab Saudi, nah dia kan kirim uang untuk hajatan di kampung, tapi yang transfer itu bukan adik saya, tapi Dede, yang itu salah satu pelaku. Nah tahu Dede itu dari Siti, cerita masalah ikut penggandaan uang,” tambahnya.

Keluarga sempat memberi saran agar korban tak ikut dalam modus penggandaan uang, karena itu semua hanya tipu-tipu.

“Sering saya kasih saran ke almarhum, jangan ikut penggandaan uang, itu penipuan. Waktu itu kan sering komunikasi lewat telepon sama almarhum,” masih kata Cecep.

Baca Juga:Pembunuh Berantai Wowon: Peristri 6 Perempuan, Termasuk Ibu dan Anak, Tiga Dibunuh

Keluarga Siti tak menyangka, korban dibunuh rentetan pelaku. Hal itu karena terakhir komunikasi, Siti sedang berada di pesawat untuk pulang ke tanah air.

“Jadi bulan 9 tahun 2020 kan korban video call sudah ada di pesawat, kata siti mau pulang. Tapi ditunggu-tunggu tak kunjung datang ke kampung. Justru ko malah jadi korban kecelakaan laut, saya juga heran. Itu kan jedanya jauh, video call bulan 9 tahun 2020, nah kecelakaan laut bulan Februari 2021,” tukasnya.

Keluarga sempat mencari keberadaan Siti sebelum dinyatakan meninggal tercebur di laut. “Kan lama gak pulang dari komunikasi di pesawat saat mau pulang. Jadi kita sempat cari-cari, tapi gak ketemu, nah ketemunya pas sudah meninggal,” tutup Cecep.

News

Terkini

Nantinya hasil buyback akan dibagikan kepada pegawai.

News | 14:00 WIB

"Yang pasti venue lomba ini akan digelar di Bandung dan bukan di jalan umum, dan akan dilaksanakan di area yang luas," ujarnya soal Balapan Peti Sabun.

News | 12:22 WIB

"Jadi terdengar sama saya itu ditanya 'anggota XTC atau bukan?'. Korban jawab bukan. Nah mungkin langsung dibacok di situ," ujar saksi di lokasi kejadian.

News | 19:34 WIB

Ciro Alves yang kemudian lepas dari kawalan pemain belakang PSS kemudian memperdaya kiper M Ridwan hingga bola bersarang di gawang PSS.

News | 18:11 WIB

Luar biasa, hampir semua lagu saya nantikan, ujar Prabowo Subianto.

News | 17:23 WIB

"Kalau yang Samarang saja dari 45 ke 182, nah ini yang Pasirwangi ini belum selesai, karena lebih banyak yang Pasirwangi," kata Wakil Bupati Garut.

News | 21:00 WIB

"Butuh keseriusan pemerintah daerah agar masalah ini tidak semakin berlarut-larut karena banyak aspek yang harus dipenuhi," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.

News | 17:05 WIB

Saat ini layanan AgenBRILink telah menjangkau 58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia.

News | 17:00 WIB

Semua kerja sama ini terintegrasi secara sistem.

News | 21:00 WIB

"Nah dari Laswi itu masih (dikaji) antara ke kanan ke Jalan Sukabumi atau lurus kemudian ke Jalan Diponegoro, turunnya di Pusdai," kata Yana Mulyana.

News | 20:39 WIB

Ajakan ini dalam rangka penyelenggaraan BRI Fellowship Journalism 2023.

News | 19:30 WIB

"Kelihatannya mungkin overheat juga ya, mungkin, ya, tapi tentunya ini jadi bahan evaluasi rumah sakit juga gitu," kata Yana Mulyana.

News | 18:18 WIB

Program BRI Peduli senantiasa turut berperan aktif.

News | 14:30 WIB

Saya lari tapi ketangkep terus saya dipukuli oleh 3 sampai 4 orang dengan benda yang mirip pistol," ujar warga Pangandaran itu.

News | 12:46 WIB

"Bapak sudah menjalani operasi kemarin 30 Januari pukul 17.00 sampai 18.00 WIB di RSU Santosa karena memang ada penyumbatan pembuluh darah ke jantung,"ujarnya.

News | 14:33 WIB
Tampilkan lebih banyak