"Ya kecewa, soalnya dari pagi sudah nunggu di sini ingin ketemu Pak Jokowi tapi katanya nggak akan turun. Padahal saya fans berat Pak Jokowi, rakyatnya juga," kata Endang.
Setelah berkunjung ke Bandung, Jokowi kembali lagi ke Jakarta. Namun ia transit lagi di Stasiun Padalarang. Hanya saja dia tidak keluar dari area stasiun, dan langsung kembali ke Jakarta menggunakan kereta cepat.
"Iya tadinya mau ketemu Pak Jokowi, tapi enggak ada ternyata," ucap M Haikal (12) salah seorang warga.
Untuk mengamankan kedatangan Jokowi, ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan di kawasan Padalarang, Bandung Barat. Khusus TNI, ada sebanyak 450 personel yang diterjunkan.
Baca Juga:Tarif Naik Kereta Cepat Belum Fix, KCIC Usul Rp300 Ribu Sekali Jalan
"Kami dari TNI Polri sejak dua hari lalu sterilkan tempat. Pasukan dari TNI 450 personel untuk pengamanan di Padalarang ini," Dandim 0609/Cimahi, Letkol Arm Boby.
Sementara dari unsur Polri, tercatat ada sekitar 360 personel yang dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Presiden Jokowi, yang menjajal kereta cepat dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang.
"Kami menugaska 360 personel. Termasuk kita tempatkan di titik-titik rawan kemacetan," ucap Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga:Tarif Kereta Cepat Belum Fix, Tapi Jokowi Pastikan Tak Ada Subsidi