BNPB: Kabupaten Karawang Masih Bertatus Siaga Darurat Bencana

Wilayah Karawang terancam banjir, longsor, angin kencang dan cuaca ekstrem.

Syaiful Rachman
Senin, 03 Maret 2025 | 17:31 WIB
BNPB: Kabupaten Karawang Masih Bertatus Siaga Darurat Bencana
Foto udara suasana pemukiman warga yang masih terendam banjir, di Karangligar, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Kamis (25/2/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

SuaraJabar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih berstatus siaga darurat bencana mulai dari banjir, tanah longsor, angin kencang, cuaca ekstrem hingga gelombang laut tinggi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin (3/3/2025), mengatakan bahwa status siaga darurat bencana itu masih berlaku aktif sampai dengan Mei 2025 oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

"Berlaku dan terhitung sejak 8 November 2024 sampai dengan 31 Mei 2025," kata Abdul.

Foto udara suasana pemukiman warga yang masih terendam banjir, di Karangligar, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Kamis (25/2/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Foto udara suasana pemukiman warga yang masih terendam banjir, di Karangligar, Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, Kamis (25/2/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

BNPB mengkonfirmasi bahwa hal tersebut sesuai dengan surat keputusan Bupati Karawang Nomor: 100.3.3.2/Kep.489-Huk/2024.

Baca Juga:BPBD Bogor: 28 Desa di 16 Kecamatan Terdampak Tanah Longsor, Banjir dan Angin Kencang

Menurut Abdul, status siaga darurat itu bukan hanya mengingatkan kewaspadaan warga terhadap potensi bencana, tetapi juga sebagai syarat administratif guna mempercepat penanganan untuk meringankan dampak bencana yang dirasakan masyarakat.

Adapun dengan adanya status kebencanaan tersebut maka pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga bisa dengan proporsional mempertebal bantuan logistik barang kebutuhan dasar hingga kebutuhan pengungsian ke daerah terdampak bila memang dibutuhkan.

"BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan situasi," kata dia.

BNPB menerima data terbaru dari BPBD Karawang yang melaporkan pada Jumat (28/2) sebanyak 1.426 orang warga Kecamatan Teluk Jambe Barat menjadi korban banjir luapan sungai karena tak mampu membendung tingginya intensitas hujan.

Tim petugas reaksi cepat BPBD Karawang mencatat ada 245 orang warga korban banjir di Kecamatan Teluk Jambe Barat yang mengungsi, dan sudah dalam penanganan tim petugas gabungan yang memastikan mereka dalam kondisi yang baik.

Baca Juga:Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Segera Pembangunan Kembali Pasar Ciamis

"Memastikan distribusi bantuan berjalan dengan baik agar setiap masyarakat yang terdampak dapat segera pulih dari bencana," kata Abdul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak