SuaraJabar.id - Sebuah video yang menunjukkan momen pilu seorang petugas keamanan dalam (satpam) di Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, sang satpam terlihat menangis histeris setelah sepeda motor miliknya menjadi korban amuk massa saat aksi demonstrasi yang berakhir ricuh pada Sabtu (30/8/2025).
Video yang diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08 tersebut memperlihatkan petugas berseragam satpam dengan emblem Polda di lengannya tampak begitu terpukul.
Ia tak kuasa menahan air mata melihat harta satu-satunya, sepeda motor yang biasa digunakan untuk bekerja, hangus dilalap api.
Baca Juga:Waspada! Teror Foto Syur AI Guncang Pelajar Cirebon, Ini 5 Fakta yang Wajib Kamu Tahu
Dalam keterangan video, tersemat kutipan yang menyayat hati dari sang petugas. Ia seolah tak percaya mengapa dirinya yang hanya seorang pekerja kecil harus menanggung imbas dari kemarahan massa.
"Menangis! Sepeda Motor Milik Satpam DPRD Kab. Cirebon ini Dibakar Saat Demo, Saya Hanya Bekerja Pak!" demikian tulisan yang tertera dalam video tersebut.
![Satpam DPRD Cirebon menangis mendapati motornya dibakar massa pada Sabtu (30/8/2025). [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/30/35239-satpam-dprd-motornya-dibakar-massa.jpg)
Menurut keterangan unggahan, insiden ini terjadi saat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Cirebon di Kecamatan Sumber. Aksi yang semula bertujuan untuk menyampaikan aspirasi kemudian memanas hingga tak terkendali.
"Eskalasi penyampaian aspirasi bergeser ke pembakaran dan penjarahan barang," tulis akun @majeliskopi08 dalam keterangannya.
Peristiwa ini sontak memicu gelombang simpati dan kemarahan dari warganet. Kolom komentar unggahan tersebut dibanjiri oleh ratusan respons yang sebagian besar mengutuk tindakan anarkis para demonstran dan menaruh iba pada nasib sang satpam.
Baca Juga:Ngeri! Wajah Pelajar Cirebon Ditempel ke Konten Porno Pakai AI, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku
Banyak netizen yang menyayangkan aksi massa yang salah sasaran. Menurut mereka, petugas keamanan tersebut hanyalah pekerja biasa yang tidak memiliki sangkut paut dengan kebijakan atau tuntutan yang disuarakan para pendemo.
"Yang salah siapa, yang jadi korban siapa. Kasian bapaknya cuma cari nafkah buat keluarga," tulis seorang warganet.
"Ini bukan lagi menyuarakan aspirasi, tapi sudah kriminal. Aparat harus tangkap provokator dan pelaku pembakarannya. Semoga rezeki bapak satpamnya diganti berlipat ganda," timpal netizen lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dari pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon terkait kericuhan serta insiden pembakaran motor milik petugas keamanan tersebut.
Akun pengunggah video turut mendesak agar para wakil rakyat segera merespons isu yang berkembang di masyarakat.
"Mohon para anggota DPR muncul ke publik dan memberikan penjelasan-penjelasan sebaik-baiknya terhadap isu-isu yang berkembang," pungkas keterangan dalam unggahan itu.