Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang

Akibatnya, banjir dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Simpenan, berdampak pada sedikitnya tiga desa: Desa Sangrawayang, Desa Cidadap, dan Desa Loji.

Andi Ahmad S
Selasa, 11 November 2025 | 17:14 WIB
Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang
Kondisi rumah warga dan jembatan yang terdampak banjir luapan sungai di Simpenan Sukabumi. (Sumber Foto: SukabumiUpdate)
Baca 10 detik
  • Banjir dan longsor melanda Simpenan, Sukabumi selatan, setelah hujan deras, berdampak pada tiga desa dan 42 jiwa. 

  • Dampak terparah bencana adalah putusnya jembatan penghubung antarkampung di Desa Loji, yang memutus total akses warga. 

  • Meskipun air sudah surut dan material longsor dibersihkan, BPBD mengimbau warga Sukabumi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. 

SuaraJabar.id - Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi dilanda bencana hidrometeorologi setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur sejak Senin malam (10/11/2025).

Akibatnya, banjir dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Simpenan, berdampak pada sedikitnya tiga desa: Desa Sangrawayang, Desa Cidadap, dan Desa Loji.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa bencana terjadi sekitar pukul 19.00 WIB akibat curah hujan ekstrem yang berlangsung terus-menerus.

"Terjadi banjir dan longsor di beberapa titik di wilayah Simpenan. Kondisi ini disebabkan curah hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem sejak sore hari," kata Dandi dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Selasa 11 November 2025.

Baca Juga:Bocimi dan Parungkuda Kritis! Ini Peta Rawan Macet Nataru 2026 yang Diantisipasi Kemenhub

Dandi menyebut, banjir melanda Kampung Cibutun di Desa Sangrawayang dan Kampung Sawah Tengah di Desa Cidadap. Sebanyak 14 kepala keluarga atau 42 jiwa terdampak oleh banjir ini. Untungnya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.

"Kondisi saat ini alhamdulillah air sudah surut," ungkapnya.

Sementara itu, bencana longsor terjadi di Kampung Leuwigadog, Desa Loji. Longsoran tanah ini menutup sebagian bahu jalan desa dengan panjang sekitar 5 meter dan tinggi 3 meter.

Material longsoran telah berhasil dibersihkan oleh warga bersama pemerintah desa secara gotong royong.

"Longsoran sudah berhasil dibersihkan melalui gotong royong warga dan pemerintah setempat," ujar Dandi.

Baca Juga:Motor Curian Ketemu, Pemilik Bingung: 4 Bulan 'Disandera' Hukum Sebagai Barang Bukti

Dampak paling parah adalah putusnya jembatan penghubung antarkampung di Desa Loji. Jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 2,5 meter itu terputus total akibat derasnya aliran sungai, yang secara signifikan memutus akses warga di Kampung Cipicung dan Sawahbera.

"Jembatan masih terputus, tidak bisa dilewati warga. Sekarang kondisi air sudah surut, tapi jarak antara sungai dan permukiman hanya sekitar dua meter," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak