Waduh! WNI Asal Sukabumi Jadi Korban Pengantin Pesanan di China

Korban pengantin pesanan di China itu bernama Reni Rahmawati. Kini alhamdulillah sudah kembali ke Tanah Air setelah bercerai dengan suaminya yang merupakan warga negara RRC.

Andi Ahmad S
Selasa, 18 November 2025 | 14:04 WIB
Waduh! WNI Asal Sukabumi Jadi Korban Pengantin Pesanan di China
Ilustrasi WNI Asal Sukabumi Jadi Korban Pengantin Pesanan di China (Unsplash.com/Insung Yoon)
Baca 10 detik
  • Reni Rahmawati, korban "pengantin pesanan" di China, segera dipulangkan ke Indonesia oleh KJRI Guangzhou setelah resmi bercerai dan diserahkan kepada Kepolisian RI. 

  • Kasus Reni merupakan TPPO dengan modus pernikahan paksa. Suami Tiongkoknya bayar Rp476 juta ke agen, namun Reni hanya terima Rp11 juta. 

  • KJRI Guangzhou berhasil mengakhiri pernikahan Reni setelah memverifikasi kondisinya dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Polda Jabar menahan tersangka di Indonesia

SuaraJabar.id - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban kasus pengantin pesanan di China menjadi sorotan serius bagi pemerintah.

Korban pengantin pesanan di China itu bernama Reni Rahmawati. Kini alhamdulillah sudah kembali ke Tanah Air setelah bercerai dengan suaminya yang merupakan warga negara RRC.

Pemulangan Reni merupakan hasil upaya perlindungan optimal dari Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Guangzhou, yang bekerja sama dengan otoritas setempat dan di Indonesia.

Konsul Jenderal RI di Guangzhou, Ben Perkasa Drajat berujar, bahwa pohaknya melakukan upaya perlindungan secara optimal kepada korban.

Baca Juga:Jembatan Putus Total! Akses Warga Terisolir di Sukabumi Selatan Setelah Banjir Bandang Menerjang

"Tentunya agar saudari RR dapat dipulangkan melalui koordinasi yang baik antara otoritas setempat dan otoritas di Indonesia," katanya dilansir dari Antara, Selasa 18 November 2025.

Diketahui, Reni Rahmawati sebelumnya dilaporkan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di China.

Kasus ini terungkap pada 19 September 2025, setelah ibu Reni, Emalia, mengadu kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung dan menyebut putrinya disekap di China.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak