3 Fakta Misteri Dentuman Keras yang Bikin Geger Warga, PVMBG dan BMKG Beda Suara

Warga Cianjur Utara dibuat merinding oleh suara dentuman dan kilatan cahaya merah misterius, Senin (5/1/2026). PVMBG sebut fenomena atmosfer

Andi Ahmad S
Selasa, 06 Januari 2026 | 22:10 WIB
3 Fakta Misteri Dentuman Keras yang Bikin Geger Warga, PVMBG dan BMKG Beda Suara
Ilustrasi dentuman di Cianjur Jawa Barat (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan di Cianjur Utara memicu kepanikan massal warga. Penduduk Cipanas dan sekitarnya memilih bertahan di luar rumah karena takut akan adanya ledakan susulan atau bencana alam.

  • Terjadi perbedaan analisis antara PVMBG dan BMKG mengenai penyebab fenomena misterius tersebut. PVMBG menduga adanya pelepasan energi atmosfer, sementara BMKG lebih mencurigai aktivitas tersebut sebagai hasil dari perbuatan manusia.

  • Meskipun menimbulkan guncangan psikologis bagi warga, sensor seismograf menunjukkan tidak ada aktivitas kegempaan sama sekali. BPBD Cianjur kini terus berkoordinasi dengan para ahli guna mencari kepastian penyebab demi meredam hoaks.

SuaraJabar.id - Keheningan malam di awal tahun 2026 mendadak berubah menjadi kepanikan massal di wilayah utara Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pada Senin malam (5/1/2026), ribuan warga yang bermukim di kawasan Pacet, Cipanas, hingga Sukaresmi dipaksa terjaga oleh fenomena yang tidak biasa.

Bukan gempa bumi biasa, melainkan suara dentuman menggelegar yang disertai visual mengerikan di langit.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.15 WIB ini langsung memicu spekulasi liar di jagat maya.

Baca Juga:Langit Cianjur Membara! Dentuman Keras dan Kilatan Merah Misterius Bikin Warga Pacet Berhamburan

Grup-grup WhatsApp warga ramai membahas asal-usul suara tersebut. Apakah ini tanda bencana alam atau ada aktivitas lain yang tersembunyi?

Untuk menjawab rasa penasaran kalian, berikut adalah 3 fakta menarik dan misterius di balik dentuman Cianjur yang berhasil dihimpun:

1. Horor Kilatan Merah dan Warga yang Bertahan di Luar Rumah

Fakta pertama yang paling mencolok adalah dampak psikologis yang ditimbulkan. Suara dentuman itu tidak datang sendirian, melainkan "satu paket" dengan fenomena visual yang bikin bulu kuduk merinding.

Warga melaporkan melihat kilatan cahaya berwarna kemerahan di langit sesaat setelah suara gemuruh terdengar.

Baca Juga:Kabupaten Bogor Juara 1 Destinasi Wisata Terpopuler Jawa Barat 2025, Ini Rahasianya

Kepanikan ini bukan tanpa alasan. Dede Sandi, warga Cipanas, memberikan kesaksian langsung betapa mencekamnya situasi saat itu.

Warga memilih berhamburan keluar dan tidak berani masuk rumah hingga tengah malam karena takut bangunan roboh atau ada ledakan susulan.

"Suaranya bergemuruh disertai dentuman cukup kencang, sehingga kami berlarian keluar rumah, dalam hitungan detik diikuti kilatan cahaya kemerahan di langit, selang setengah jam kami baru masuk ke dalam," ungkap Dede.

2. Plot Twist: PVMBG dan BMKG Punya Teori yang Bertolak Belakang

Inilah bagian yang paling menarik dan membingungkan. Dua lembaga otoritas bencana di Indonesia, PVMBG dan BMKG, memiliki analisis yang berbeda 180 derajat terkait sumber suara tersebut.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Penyelidik Bumi Utama, Supartoyo, cenderung melihat ini sebagai fenomena alamiah yang langka namun ilmiah.

Mereka menduga ada pelepasan energi di atmosfer yang tidak berkaitan dengan aktivitas tektonik lempeng bumi.

"Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicu-nya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut," jelas Supartoyo.

Sebaliknya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) justru skeptis jika ini disebut fenomena alam. Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu, menegaskan bahwa alat sensor canggih mereka tidak mencatat anomali alam apa pun, baik itu gempa maupun petir. Ketiadaan data ini memicu dugaan lain: aktivitas buatan manusia.

"Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktifitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktifitas tersebut buatan manusia," tegas Teguh Rahayu.

3. Nihil Gempa, Tapi Bikin Panik Satu Kabupaten

Fakta ketiga adalah misteri trigger atau pemicunya. Biasanya, suara dentuman keras di Jawa Barat identik dengan aktivitas Sesar atau gunung berapi. Namun kali ini, data seismograf menunjukan garis datar alias nihil gempa.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, kini berada di posisi sulit untuk menenangkan warga tanpa adanya kepastian penyebab. Ia terus berkoordinasi dengan kedua lembaga ahli tersebut untuk mencari jawaban pasti agar tidak timbul hoaks yang meresahkan.

"Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada, kami sudah melakukan koordinasi dengan PVMBG dan BMKG apa penyebab suara dentuman dan kilatan cahaya yang terjadi malam itu," imbau Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak