- Blok Kupat di RW 13 Bandung merupakan sentra legendaris pembuatan kulit ketupat menjelang Idulfitri 2026.
- Sekitar 300 kepala keluarga di sana yang umumnya pekerja pabrik beralih menganyam janur saat Ramadan tiba.
- Perajin harian seperti Sri dapat menghasilkan seribu kulit ketupat sehari, menjaga tradisi turun-temurun keluarga.
“Iya, turun temurun. Dari kakek sudah bikin. Saya sama suami ngajarin lagi ke anak-anak, biar terus lah, jangan sampai hilang,” kata Eli penuh harap.
Bagi warga RW 13 Babakan, ketupat bukan sekadar pembungkus nasi. Di setiap helai janur yang mereka anyam, terselip doa, harapan ekonomi, dan janji untuk terus menjaga warisan leluhur yang tak tercatat sejarah namun tetap hidup di meja makan setiap keluarga saat hari kemenangan tiba.
Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Blok Kupat Bandung; Tradisi Turun-Temurun Menjelang Lebaran yang Tak Lekang oleh Zaman"
Baca Juga:14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet