- Seorang warga bernama Nana Juhana (47) jatuh ke sumur tua sedalam 10 meter di Dusun Kulon, Ciamis, pada Selasa (31/3/2026).
- Petugas Damkar dan BPBD Ciamis berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat dan membawanya ke rumah sakit.
- Kejadian ini menjadi pengingat bahaya sumur tak terpakai serta momentum sosialisasi nomor darurat kepada masyarakat setempat.
SuaraJabar.id - Selasa siang (31/3/2026) di Dusun Kulon, Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Ciamis, awalnya berjalan seperti biasa. Nana Juhana (47) bersama seorang rekannya tengah sibuk di sebuah lahan, mengayunkan parang dan menarik batang-batang bambu yang baru saja ditebang.
Namun, maut hampir saja menjemput lewat sebuah "jebakan" alam yang tak terduga. Saat Nana sedang mengerahkan tenaga untuk menarik sebatang pohon bambu yang berat, kakinya tiba-tiba kehilangan tumpuan. Ia terpeleset.
Dalam sekejap mata, tubuhnya menghilang dari pandangan rekannya, terperosok masuk ke dalam sebuah lubang gelap yang tertutup semak dan rimbunnya bambu.
Lubang itu ternyata adalah sebuah sumur tua yang sudah lama tidak digunakan. Tak main-main, kedalamannya mencapai 10 meter, setara dengan ketinggian bangunan tiga lantai.
Baca Juga:Sisi Lain Libur Lebaran: Saat Pantai Pangandaran Dikepung 110 Ton Sampah
“Korban sedang menarik pohon bambu yang sudah ditebang, lalu terpeleset jatuh ke dalam lubang yang ternyata adalah sumur tidak terpakai,” ungkap Kabid Damkar Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, menceritakan kronologi kejadian.
Dari dasar sumur yang lembap dan sempit, Nana berteriak sekuat tenaga. Suaranya menggema di dinding-dinding sumur, memanggil rekannya yang masih terpaku kaget di atas. Menyadari temannya dalam bahaya besar, sang rekan segera berlari mencari bantuan warga.
Kabar ini dengan cepat sampai ke telinga petugas pemadam kebakaran. Menyadari setiap detik sangat berharga untuk keselamatan nyawa Nana, tim Damkar Kabupaten Ciamis bersama personel BPBD langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, operasi evakuasi berlangsung cukup dramatis. Dengan peralatan rescue lengkap, petugas berjibaku melawan sempitnya ruang sumur untuk menjangkau Nana. Warga sekitar pun turut bahu-membahu, memberikan dukungan moral dan tenaga dalam proses penyelamatan tersebut.
Keberuntungan masih berpihak pada pria berusia 47 tahun itu. Meski jatuh dari ketinggian yang cukup ekstrem, Nana berhasil dievakuasi dalam keadaan bernyawa.
Baca Juga:Menghitung Mundur 2027: Ikhtiar Kota Banjar Menyelamatkan Nasib PPPK di Balik Jerat APBD
Senyum lega pecah dari wajah warga dan petugas saat tubuh Nana berhasil ditarik kembali ke permukaan tanah.
“Korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” jelas Budi Rahmat.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi warga tentang bahaya sumur-sumur tua yang terbengkalai tanpa penutup.
Selain melakukan aksi penyelamatan, personil Damkar juga memanfaatkan momentum ini untuk menyosialisasikan nomor darurat kepada masyarakat.
“Kami imbau masyarakat, jika terjadi kebakaran atau kejadian darurat serupa, segera hubungi Damkar Ciamis agar penanganan bisa langsung dilakukan,” pungkas Budi.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Warga Cimari Jatuh ke Sumur Tak Terpakai, Petugas Damkar dan BPBD Ciamis Sigap Evakuasi"