- Bapenda Ciamis menerjunkan tim lapangan 23–29 Maret 2026 untuk memungut Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).
- Situ Lengkong Panjalu mencatat 6.281 pengunjung, menjadi destinasi utama selama periode libur Idul Fitri.
- Peningkatan kunjungan objek wisata mendorong kontribusi signifikan pada Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis.
SuaraJabar.id - Momentum libur panjang dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah bukan sekadar ajang silaturahmi bagi warga Tatar Galuh Ciamis.
Di balik tawa dan keriuhan para pemudik yang berpelesir, ada aliran "angin segar" yang berembus kencang menuju pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Tahun ini, objek wisata di Ciamis tak hanya dipadati manusia, tapi juga menjadi ladang emas bagi retribusi dan pajak daerah.
Guna memastikan setiap potensi rupiah terdata dengan akurat dan transparan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis tak mau duduk diam di balik meja.
Baca Juga:Oase di Balik Pagar Bandung Zoo: Saat Masalah Kesejahteraan Satwa dan Pegawai Ada Titik Terang
Tim khusus diterjunkan langsung ke lapangan sejak 23 hingga 29 Maret 2026. Mereka "menyisir" setiap sudut destinasi unggulan untuk mencocokkan laporan teknis dengan realitas jumlah pengunjung yang membludak.
“Kami menyisir objek pajak potensial selama libur lebaran. Fokus kami adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti jasa perhotelan, kesenian, hiburan, hingga makanan dan minuman,” ungkap Azi Fahrullah, Kabid Penagihan Bapenda Ciamis, Selasa (31/3/2026).
Data yang dihimpun tim Bapenda di lapangan cukup mencengangkan. Situ Lengkong Panjalu kembali mengukuhkan posisinya sebagai "raja" wisata Ciamis. Dalam kurun waktu sepekan (23-29 Maret), sebanyak 6.281 pasang mata datang memadati kawasan bersejarah ini.
Tak kalah mentereng, kolam renang Sumber Jaya menunjukkan tajinya sebagai magnet baru. Hanya dalam tiga hari operasional, tempat ini berhasil menyedot 2.806 pengunjung.
Sementara itu, destinasi kekinian Durian Hills juga mencatatkan angka manis dengan 1.379 kunjungan dalam periode yang sama.
Baca Juga:Gagal Kendali di Kecepatan Tinggi: Drama Kecelakaan Truk Air Mineral di Jalur Cimaragas
Tak berhenti di situ, geliat ekonomi juga merembet ke Situs Karangkamulyan dan Situ Wangi. Efek dominonya pun jelas.
Kamar-kamar hotel terisi penuh, dan meja-meja rumah makan tak pernah sepi dari pembeli. Semuanya berkontribusi pada PBJT yang menjadi tulang punggung baru keuangan daerah.
Bapenda Ciamis optimis bahwa tren positif ini bukanlah kembang api yang hanya menyala sesaat. Dengan masifnya perbaikan sarana dan prasarana yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis, objek wisata di wilayah ini kini lebih "seksi" di mata pelancong luar daerah.
Fasilitas yang semakin mumpuni bukan hanya soal kenyamanan pengunjung, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kemandirian fiskal daerah.
“Dengan fasilitas yang semakin mumpuni, kami berharap kontribusi dari sektor hiburan dan jasa penunjang wisata lainnya terus meningkat. Ini adalah modal penting bagi pembangunan Kabupaten Ciamis yang lebih baik ke depannya,” tutup Azi dengan nada optimis.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Bapenda Ciamis Pantau Lonjakan Objek Pajak Selama Libur Lebaran, Ini Hasilnya"