- Pemkot Bandung mematangkan persiapan teknis dan infrastruktur untuk mendukung reaktivasi operasional komersial di Bandara Internasional Husein Sastranegara.
- Fokus utama pemerintah mencakup pengembangan branding kawasan bandara serta integrasi moda transportasi darat berupa layanan shuttle penumpang.
- Reaktivasi bandara bertujuan mendongkrak daya saing kota melalui penambahan rute penerbangan domestik maupun internasional bagi para pendatang.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut antusias kembalinya operasional komersial di Bandara Husein Sastranegara.
Menjelang reaktivasi tersebut, jajaran Pemkot Bandung terus mematangkan berbagai persiapan teknis dan fasilitas pendukung guna menjamin kenyamanan serta kemudahan mobilitas penumpang yang masuk ke jantung Kota Kembang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kembalinya aktivitas penerbangan di Husein Sastranegara bukan sekadar urusan transportasi, melainkan gerbang utama untuk mendongkrak daya saing kota di berbagai sektor unggulan.
Pemkot Bandung saat ini tengah fokus pada dua aspek utama persiapan, beautifikasi kawasan bandara dan integrasi moda transportasi darat.
Baca Juga:Perkuat Bukti Siksaan 3 Tahun Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Maraton 31 Saksi
Farhan menginginkan setiap penumpang yang mendarat di Husein Sastranegara langsung merasakan atmosfer khas Kota Bandung.
"Kota Bandung sekarang ini sudah mendapatkan reaktivasi dari Bandara Husein. Kami menyiapkan konsep branding yang kuat di area bandara agar nilai jual kota kita semakin menonjol," ujar Muhammad Farhan di Bandung, Rabu (15/7/2026).
"Mudah-mudahan ini akan bisa menarik lebih banyak orang untuk mau bersekolah dan kuliah di Kota Bandung," ucapnya menambahkan.
Farhan menuturkan, Pemkot Bandung masih menunggu kepastian jadwal penerbangan dari masing-masing maskapai yang masih menanti perizinan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Kendati demikian, ia menilai rencana pengembangan rute penerbangan Bandara Husein Sastranegara cukup menjanjikan, karena diperkirakan akan tersedia sekitar 10 hingga 11 destinasi termasuk rute internasional.
Baca Juga:HUT ke-70 Danamon, Nasabah Bandung Bisa Nikmati Promo di Batagor Kingsley Hingga Arasso
Lebih lanjut Farhan menuturkan, Kota Bandung telah melakukan berbagai pembenahan menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara.
Perbaikan jalan menuju bandara telah dilakukan, sementara pengelolaan parkir di kawasan Lanud Husein Sastranegara juga telah bekerja sama dengan operator profesional.
Farhan menjelaskan, saat ini terdapat dua fokus utama yang tengah dipersiapkan Pemkot Bandung yakin branding Kota Bandung di kawasan bandara dan menyiapkan layanan shuttle bagi penumpang.
"Kita sekarang tinggal memastikan dua hal dari Kota Bandung. Satu, desain branding Kota Bandung di bandara dan juga kemungkinan kita mencari mitra untuk memberikan layanan shuttle," ungkapnya.
Penyediaan shuttle menurutnya, membutuhkan kajian yang matang, mulai dari penentuan operator, kapasitas armada hingga penentuan rute layanan. Untuk itu, Pemkot akan membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.
Terkait konsep branding, Farhan menginginkan setiap penumpang yang tiba di Bandara Husein langsung merasakan nuansa khas Kota Bandung.