- Tempo Data Science merilis survei pada 26 Agustus 2026 yang menunjukkan sebagian warga memaklumi politik dinasti demi kemampuan kandidat.
- Survei nasional periode 31 Juli hingga 11 Agustus 2026 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran merosot menjadi 37 persen.
- Sebanyak 68 persen responden menilai ekonomi memburuk akibat harga kebutuhan pokok tinggi, kesulitan ekonomi, serta minimnya lapangan pekerjaan.
Penilaian negatif terhadap penciptaan lapangan kerja tercatat paling tinggi di Jawa Barat.
Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 57 persen keluarga responden. Namun, tingkat kepuasan penerima program tersebut masih menjadi catatan.
Sebanyak 51 persen keluarga penerima MBG menyatakan belum puas terhadap pelaksanaannya. Rinciannya, 43 persen kurang puas dan 8 persen tidak puas sama sekali.
Kondisi berbeda terlihat pada Program Keluarga Harapan (PKH). Program bantuan sosial tersebut justru mencatat tingkat kepuasan mencapai 95 persen.
Baca Juga:Dilamar Partai Gema Bangsa, Sudirman Said: Tema Desentralisasi Politik Sangat Tepat