Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan, menilai metode lama yang berfokus pada pemadaman saat api meluas sudah tidak efisien dan boros anggaran.

Andi Ahmad S
Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan (Ist).
Baca 10 detik
  • BPBD Jawa Barat mencatat 132 kejadian karhutla melalap 196,40 hektare lahan di 91 kecamatan per akhir Agustus 2026.
  • Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan menilai metode pemadaman konvensional tidak efisien dan mengusulkan pembentukan Dana Abadi Lingkungan.
  • Iwan mengusulkan pengadaan sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan, jaringan sensor IoT, serta pembentukan Pasukan Sabuk Hijau.
Suasana api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Semeru, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/agr]
Ilustrasi Kebakaran Hutan di Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/agr]

"Saya mengajak para konservator modern membawa metode pengawasan lapangan, para peneliti memetakan risiko iklim, dan para ekonom mengalkulasi kerugian riil ekosistem. Kolaborasi ini penting agar setiap rupiah dari Dana Abadi Lingkungan menghasilkan dampak perlindungan hutan yang terukur," tegas legislator asal Fraksi PKS tersebut.

Terkait aspek teknis pencegahan, Iwan menyuarakan pengadaan sistem peringatan dini cerdas berbasis kecerdasan buatan dan jaringan sensor Internet of Things (IoT) yang ditanam di titik-titik rawan karhutla, seperti kawasan Gunung Ciremai, Gunung Manglayang, dan wilayah Jabar selatan.

Sistem sensor IoT tersebut bertugas memantau kelembaban tanah, suhu udara, serta tingkat kekeringan vegetasi secara real-time.

Jika ditemukan lonjakan parameter yang berpotensi memicu titik api, sistem AI secara otomatis akan mengirimkan notifikasi koordinat presisi kepada pos komando terdekat sebelum api membakar area yang lebih luas.

Baca Juga:Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Setop Pendakian Gunung di Jabar Selama Musim Kemarau

"Pencegahan terbaik adalah ketika api bahkan belum sempat menyala. Dengan penginderaan sensor cerdas dan analisis data dari para peneliti, kita bisa berintervensi pada skala mikro sebelum vegetasi mengering total," tutur Iwan.

Selain teknologi digital, Iwan menawarkan konsep pencegahan berbasis keanekaragaman hayati melalui pengayaan vegetasi penahan api.

Pohon-pohon penyerap air tinggi dan berdaun tebal akan ditanam secara strategis sebagai benteng alami pemisah kawasan hutan inti dan area aktivitas warga.

Dari sisi penanganan teknis di lapangan, Iwan mengusulkan pembentukan "Pasukan Sabuk Hijau" yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat adat dan warga lokal di sekitar lereng gunung.

Pasukan ini dilatih khusus serta mendapatkan insentif bulanan resmi dari skema imbal jasa lingkungan Dana Abadi Lingkungan.

Baca Juga:Karhutla Jabar Tembus 138 Kejadian, Sumedang Terbanyak dan Sukabumi Terluas

Iwan juga mendorong digitalisasi sistem logistik kebencanaan, di mana penggunaan armada drone kargo berkapasitas besar dapat dikerahkan untuk mendistribusikan alat pemadam ringan atau bom air mini ke titik krisis yang sulit dijangkau jalur darat.

Mengenai aspek hukum dan akuntabilitas anggaran, DPRD Jabar mendorong pembentukan Satgas Penegakan Hukum Ekologis terpadu.

Iwan menegaskan bahwa jika kebakaran terbukti disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan pembukaan lahan bisnis, sanksi finansial dan kewajiban restorasi mutlak dijatuhkan kepada pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini