- Arawicaksa Institute merilis survei kinerja menteri Kabinet Merah Putih pada 3 hingga 8 Oktober 2026.
- Abdul Mu’ti dan Amran Sulaiman menempati posisi teratas berkat berbagai program strategis yang mereka jalankan.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berada di posisi terbawah akibat sejumlah persoalan di sektor energi.
SuaraJabar.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menempati posisi teratas dalam penilaian kinerja menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan survei Arawicaksa Institute menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dalam survei yang dilakukan pada 3–8 Oktober 2026 tersebut, Abdul Mu’ti memperoleh skor rata-rata 8,1 dari skala 0–10, sedangkan Amran Sulaiman meraih skor 8,0.
Peneliti senior Arawicaksa Institute, Rudi Hartono, mengatakan penilaian publik terhadap para menteri dipengaruhi oleh kinerja, terobosan kebijakan, serta kemampuan mereka merespons berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.
“Publik menyoroti kinerja sejumlah menteri dengan gebrakan dan terobosan yang membantu terjaganya citra pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Rudi dalam keterangan yang diterima, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga:Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen
Menurut Rudi, Abdul Mu’ti mendapat penilaian tinggi antara lain karena program revitalisasi sekolah dan upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Ia menyebut program revitalisasi pada 2025 menyasar 16.617 sekolah, sedangkan target pada 2026 diperluas menjadi 71.744 sekolah. Program tersebut mencakup perbaikan bangunan sekolah, termasuk sekolah yang terdampak bencana serta berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Namun, Rudi menilai peningkatan kualitas pendidikan masih menghadapi tantangan, terutama pada kemampuan matematika siswa.
Dalam keterangan surveinya, ia menyebut skor literasi membaca meningkat dari 359 menjadi 365, sedangkan skor matematika turun dari 366 menjadi 364. Adapun skor literasi sains dalam naskah sumber tercatat 389 pada 2022 dan tetap 389 pada periode pembanding.
Sementara itu, Amran Sulaiman dinilai mendapat dukungan publik berkat peningkatan produksi beras dan upaya mewujudkan swasembada pangan.
Baca Juga:Peta Politik 2026 Bergejolak, Ini 6 Temuan Krusial Survei Tempo Data Science
Rudi menyebut produksi beras pada 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi pada 2026 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, dengan surplus beras yang disebut mencapai 3,56 juta ton.
Meski demikian, sektor pertanian masih menghadapi tantangan berupa potensi kemarau panjang, ancaman El Niño, serta dampak bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan.
Daftar 10 Menteri dengan Penilaian Tertinggi
Selain Abdul Mu’ti dan Amran Sulaiman, survei Arawicaksa Institute mencatat delapan menteri lainnya dalam kelompok dengan skor penilaian tertinggi.
Berikut daftar 10 menteri berdasarkan skor yang tercantum dalam siaran pers:
Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah — 8,1.
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian — 8,0.
Nasaruddin Umar, Menteri Agama — 7,8.
Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara — 7,5.
Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan — 7,4.
Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet — 7,1.
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan — 6,8.
Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian — 6,7.
Armanatha Nasir, Menteri Luar Negeri — 6,5.
Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan — 6,4.