Baca 10 detik
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan tidak mengajukan pinjaman daerah baru dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2027.
- Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan anggaran tersebut difokuskan pada optimalisasi pendapatan serta rasionalisasi belanja daerah.
- Pemerintah daerah mengalokasikan dana cadangan sebesar Rp50 miliar dalam APBD 2027 guna mengantisipasi kondisi darurat dan mitigasi bencana.
“Saya kira BTT kan kewajiban kita untuk antisipasi, terutama untuk mitigasi bencana alam. Karena BTT itu dua variabelnya, karena kedaruratan, karena kemendesakan. Dua-duanya harus kami antisipasi, angkanya seperti tadi disampaikan,” kata Herman.
Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Jabar akan mengandalkan optimalisasi pendapatan, pengendalian belanja, dan penyediaan dana cadangan untuk menjaga pelaksanaan program pemerintahan pada 2027 tanpa mengajukan pinjaman daerah baru. [Antara].