SuaraJabar.id - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Bekasi dari restribusi Uji KIR sebesar Rp 4 miliar setiap tahunnya. Pendapatan tersebut dianggap paling besar di Dishub Bekasi.
"Pendapatan retribusi uji KIR itu penyumbang Pendapatan Asli Daerah terbesar di Dinas Perhubungan," kata Yana Suyatna kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).
Meski mencapai Rp 4 miliar, Yana mengatakan pendapatan tersebut belum maksimal karena masih banyak kendaraan yang tidak melakukan uji kIR.
Yana menerangkan, pihaknya akan memanfaatkan PAD dari uji kir. Salah satunya, adalah dengan menambah petugas.
"Karena petugas uji kIR di kita masih sangat terbatas. Bicara kebutuhan kita masih banyak bangat kekurangan," kata dia.
Menurutnya, jumlah petugas uji kIR pada Dishub Kabupaten Bekasi saat ini hanya berjumlah 12 orang, padahal idealnya 40 orang.
"Untuk mensiasatinya, kita memberdayakan pembantu penguji yang ada. Dengan catatan, untuk pengesahan kelayakan kendaraan tetap dilakukan oleh petugas uji KIR yang telah bersertifikat," kata dia.
Selain dari uji KIR, sumber PAD di Dinas Perhubungan juga berasal dari retribusi parkir dan pajak parkir. Retribusi keduanya ditargetkan pemasukannya mencapai Rp 1 miliar per tahunnya.
Kontributor: Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Sandiaga Buka Kaca Mobil, Warga Berebut Kasih Uang Sumbangan untuk Kampanye
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
DPRD Minta Pemkot Bogor Gencarkan Sosialisasi PSEL Kayumanis Usai Ditolak Emak-emak
-
Tak Hanya Bangun Rumah, Bupati Karawang Beri Modal Usaha untuk Nenek Korban Kebakaran