SuaraJabar.id - Polresta Depok tengah menyelidiki tewasnya Ita Sachari (27) yang ditemukan dalam kondisi berlumuran darah serta kepala putus. Jasad Ita ditemukan di Jalan Margonda, Kota Depok, Jawa Barat pada Senin (8/4/2019) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Polisi menduga Ita adalah korban tabrak lari. Namun demikian hal itu perlu dipastikan dari hasil penyelidikan. Salah satunya dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Kami masih dalami keterangan saksi lainnya. Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi," ujar Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Senin (8/4/2019).
Menurut dia, Ita Sachari ditemukan dengan kondisi kepala terputus dan pecah. Korban diduga ditabrak pengendara lain ketika melintas di Jalan Margonda pukul 05.00 WIB.
"Bahwa pada hari Senin tanggal 8 April 2019 sekitar 05.00 WIB diduga terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia dengan kondisi mayat tergeletak di Jalan Margonda Raya tepatnnya depan toko keramik Pondok Cina Beji Depok," ujar Firdaus.
Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dan kepala terputus. Sepeda motor ditemukan dengan jarak sekitar 30 meter dari lokasi ditemukannya korban.
"Ditemukan ada bercak darah menempel di pagar pembatas jalan," ujarnya.
Polisi juga menemukan sebuah helm yang sudah hancur di pembatas jalan. Lalu ditemukan juga goresan di pembatas jalan yang diduga merupakan goresan sepeda motor sebelum korban terbentur di tiang pembatas jalan.
"Dari keterangan saksi mendengar ada benturan keras. Menurut keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi kepala terlepas dari badannya," ungkapnya.
Baca Juga: Kronologis Massa PDIP dan FPI Bentrok di Yogyakarta, Ngejek dan Lempar Batu
Firdaus menambahkan, dari keterangan saksi juga diketahui bahwa pada saat bersamaan, ada sebuah mobil yang melintas searah dengan korban. Kemudian saksi mendekati korban dan dilihat kepala korban terputus dan hancur.
Korban diketahui merupakan warga Desa Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Pulang Deklarasi Jokowi-Maruf, Anggota Bobotoh Sukabumi Dihantam Mobil
-
Diduga Kecelakaan, Perempuan Muda di Depok Tewas dengan Kepala Putus
-
Diduga Jadi Ajang Mesum, Satpol PP Sisir Sejumlah Tempat Kos di Depok
-
Tilang Rokok Belum Diterapkan di Depok, Ini Kata Pengamat Transportasi
-
Puluhan Warga Cipayung Depok Mendadak Lemas, Diduga Kena Cikungunya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran
-
DPRD Minta Pemkot Bogor Gencarkan Sosialisasi PSEL Kayumanis Usai Ditolak Emak-emak
-
Tak Hanya Bangun Rumah, Bupati Karawang Beri Modal Usaha untuk Nenek Korban Kebakaran