SuaraJabar.id - Adanya temuan pelajar yang mengikuti kampanye Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dengan cara menempelkan stiker pasangan capres dan cawapres tersebut di seragam sekolahnya mulai ditelusuri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Dalam beberapa gambar yang diunggah ke media sosial terlihat beberapa pelajar sekolah dasar berbaris rapi di pinggir jalan raya.
Mereka menyambut kedatangan Capres Jokowi yang berkampanye di Pusbangdai Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi pada Kamis (11/4/2019).
Namun, pada seragam mereka tertempel stiker Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Jokowi - Maruf.
Menindaklanjuti adanya temuan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Harianto menyatakan anggota panwascam telah diturunkan untuk melakukan penelusuran ke sekolah-sekolah di daerah yang dilalui Jokowi.
"Hari ini semua Panwas Kecamatan yang dilalui rombongan turun kelapangan untuk klarifikasi dan investigasi ke sekolah," kata Teguh kepada sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Jumat (12/4/2019).
Menurut Teguh, salah satu madrasah di Kecamatan Ciambar yang dimintai keterangan menegaskan tidak mengarahkan siswanya untuk memakai atribut.
"Salah satu pihak sekolah menegaskan, tidak pernah mengarahkan siswanya untuk pasang atribut kampanye," katanya.
Peristiwa tersebut, kata Teguh, masih ditelusuri dan menunggu hasil investigasi masing-masing panwascam.
Baca Juga: Kampanye di Sukabumi, Sandiaga Dapat 2 Kantong Plastik Berisi Uang
"Kami sedang menunggu hasil investigasi," jelasnya.
Sementara itu, belum ada keterangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi soal hal ini.
Sebelumnya, Teguh mengakui, mendapat laporan banyak siswa SD yang ditempeli stiker pasangan 01 pada seragamnya di daerah Parungkuda. Kemudian dari Bawaslu dan Panwascam turun ke Parungkuda, tapi tak ditemukan anak SD yang seragamnya ditempeli stiker pasangan 01.
Namun, ditemukan anak-anak yang menggunakan kaos atribut kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres.
"Petugas Panwascam dan Bawaslu langsung meminta melepas kaos atribut kampanye Capres dan Cawapres itu. Setelah itu petugas Bawalu dan Panswascam langsung bergerak ke lokasi kampanye di Cikembar," ujarnya.
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pre-Order Samsung Galaxy S26 Series Pakai BRI, Nikmati Diskon Hingga Rp2 Juta
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Resmi! YouTuber Resbob dan Bigmo Ditetapkan Tersangka Fitnah Azizah Salsha
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia