SuaraJabar.id - Jenazah Duloh (70) warga Kampung Bojonghaur, Desa Puncakmanggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin (27/5/2019).
Anggota Polsek Sagaranten, Bripka Nana Sudriyana mengatakan, Duloh diketahui hilang sejak tanggal 16 Mei 2019 lalu. 10 hari kemudian, Duloh ditemukan tertelungkup tak bernyawa di semak belukar kebun Kampung Cekdam, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten.
"Jenazah pertama kali ditemukan Asep bin Darjat (35) yang sedang bekerja di kebun. Posisinya telungkup dan nampak sudah membusuk dan dipenuhi lalat," ujar Nana kepada sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com).
Pihak keluarga yang diwakili Holid (32), anak kandung mendiang Duloh menyebut, ayahnya itu memang sempat hilang dan belakangan diketahui memiliki riwayat penyakit pikun. Sehingga ayahnya itu kerap berpergian tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
"Kami tidak melakukan autopsi. Kami menerima kejadian ini sebagai suatu musibah. Jenazah almarhum sudah kami makamkan tadi siang," ujar Holid.
Berita Terkait
-
Ruko di Cibadak Ambruk Satu Pekerja Bangunan Tewas, Satu Lainnya Hilang
-
Maling Ambulans Milik Perindo, Pemuda Sukabumi Terancam Lebaran di Penjara
-
Korban Ledakan Petasan Jadi Eanam Orang, Ini Kesaksian Wina Erviana
-
Dikira Bom, Ini Penyebab Ledakan yang Lukai 5 Orang di Sukabumi
-
Polisi Pastikan Perekam Video Penggal Kepala Jokowi Bukan Guru di Sukabumi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba