SuaraJabar.id - ER, Pengemudi bus pengantar calon jemaah haji yang menewaskan seorang bocah di Sukabumi Jawa Barat ditangkap Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan sudah mengamankan sopir bus dan juga kendaraan yang dikemudikannya saat insiden bus menabrak pagar dan menghimpit para pengantar calon jemaah haji di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi pada Selasa (16/7/2019) petang.
"Sopir atas nama ER sudah kami amankan, termasuk busnya. Kami sudah siapkan bus cadangan untuk mengantar calon jemaah haji. Kami akan lakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, untuk mengetahui apakah ada faktor kelalaian dari sopir bus," kata Susatyo saat melihat kondisi korban di RSUD R Syamsudin seperti diberitakan Sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com pada Selasa (16/7/2019) malam.
Dikatakan Susatyo, sebelum pemberangkatan sudah mengerahkan pasukannya langsung untuk melakukan pengamanan. Bahkan, ia langsung terjun memberikan arahan kepada para sopir bus yang hendak mengantar calon jemaah haji.
"Saya langsung memberikan arahan kepada para sopir untuk lebih hati-hati. Baik itu dalam perjalanan, ataupun hal-hal lainnya. Tadi pada saat pemberangkatan ada tujuh bus utama, yang berisikan para jemaah dan bisa melewati pagar tersebut tanpa ada kendala. Namun bus cadangan yang terakhir, yang diduga menyerempet pagar, menggencet salah satu korban, kemudian ada pagar yang jatuh, sehingga jatuh korban.
"Dari keterangan saksi-saksi yang ada di TKP, sopir dimungkinkan ceroboh dalam mengendarai bus tersebut. Sementara itu yang dapat kami informasikan. Perkembangan selanjutnya akan kami kabarkan kembali," tandas Susatyo.
Meski begitu, belum diketahui nomor polisi bus nahas yang terlibat insiden tersebut. Namun, diketahui PO bus yang digunakan untuk mengantar calon jemaah haji adalah PO Nuansa Ilham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam