SuaraJabar.id - Seorang balita tewas lantaran terkunci dalam mobil milik orang tuanya di RT 1, RW 2, Kampung Rawa Bugel, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (24/10/2019) kemarin.
Balita bernama Alik Muhammad Fariq Alfarizi (5) ini tewas saat hendak diberikan pertolongan pertama oleh tim medis. Nyawa Fariq tidak dapat diselamatkan lantaran kehabisan oksigen.
Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan Fariq sempat mengalami pingsan saat kali pertama ditemukan di dialam mobil sedan bernomor polisi B 1779 TBA.
"Mobil itu terparkir di depan rumah, saat ditemui kondisinya dalam keadaan tengkurap, pingsan dan lemas dan dibawa ke rumah sakit, di rumah sakit rupanya sudah tidak bisa tertolong karena kehabisan oksigen," kata Erna kepada SUARA.COM, Jumat (25/10/2019).
Berdasarkan keterangan orang tua Fariq kepada penyidik, anaknya ketika itu sedang bermain seperti biasanya. Namun, ia tidak mengatahui jika anaknya masuk dalam mobil yang terparkir di halaman rumah.
"Mainnya sekitar pukul 10.00 WIB, namun orang tua korban sekitar pukul 11.00 WIB mencari korban yang tak tampak di halaman rumah, setelah dicari rupanya di dalam mobil itu ditemui sekitar pukul 14.00 WIB," jelas dia.
Dari peristiwa ini, Erna mengimbau kepada orangtua untuk menagwasi anak-anaknya yang sedang bermain. Hal ini untuk mengindari kejadian yang tak terduga kepada anak-anak.
"Pesan kami orang tua untuk selalau mengawasi anaknya dimanapun berada, jangan sampai lengah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi para orangtua," imbuhnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibu Korban, Pelaku Kesal karena Rewel Terus
Berita Terkait
-
Siang Bolong Goreng Kerupuk di Jalanan, Aksi Sulastri Mendadak Viral
-
Dibangunkan Maling, Rony Babak Belur Digebuki Pakai Tabung Gas 3 Kg
-
Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibu Korban, Pelaku Kesal karena Rewel Terus
-
Sekap Pemilik Rumah hingga Pingsan, Perampok Bercadar Gasak Uang Rp 50 juta
-
Dibunuh Paman, Balita Selin Terima 3 Tusukan Mematikan di Dada dan Perut
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi
-
Tangis Pilu Ayah NS di Sukabumi: Autopsi Jenazah Ungkap Luka Misterius