SuaraJabar.id - PT Sartonia Agung, Pengembang proyek rumah deret (rudet) Tamansari, Kota Bandung, masuk ke dalam daftar hitam atau blacklist. Status itu dikeluarkan portal inaproc.id.
Inaproc.id adalah situs itu yang memuat data pengembang di bawah pengawasan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Perusahaan berbasis di Jakarta Pusat tersebut diketahui masih berada dalam masa sanksi hingga 31 Juli 2020.
Meski demikian, proses pembangunan rudet Tamansari saat ini masih berlanjut.
Setelah pihak Pemerintah Kota Bandung melakukan penggusuran pada rumah dan warga yang masih tersisa di kelurahan Tamansari pada 12 Desember lalu, proyek dengan harga penawaran senilai Rp 66 miliar tersebut akan segera memasuki babak baru.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kota Bandung Eka Sumarna mengatakan, PT Sartonia Agung belum tercatat di daftar hitam ketika mereka memenangkan lelang tender proyek rudet tersebut di 2017.
Sanksi yang diberikan pada perusahaan tersebut dimulai pada 31 Juli 2018.
"Jadi PT ini pada saat dia ikut lelang, belum diblacklist, dan surat dari LKPP pun menyatakan mereka menang,"ungkapnya. Sehingga, dia mengatakan, PT Sartonia masih tetap harus menyelesaikan kewajibannya sebagai pengembang rudet.
Barulah setelah proyek tersebut rampung, Ema mengatakan perusahan tersebut tidak akan diikutsertakan kembali dalam pengadaan barang dan jasa di Kota Bandung.
Baca Juga: Gusur Paksa Warga Tamansari, Satpol PP Terluka dan Trauma
"Dalam konteks tanggung jawab dia harus melanjutkan apa yang mereka janjikan sebagaimana yang ditetapkan ketika mereka menang sebagai pemenang lelang, " papar Ema.
"Yang jadi catatan ke depan, kalau perusahaa ini ikut lagi, pasti tidak akan disertakan," tambahnya.
Dia juga mengaku tidak waswas mendapati perusahaan tersebut memilki track record yang tidak baik atau memiliki kemungkinan tidak merampungkan rudet.
"Tidak ada kekhawatiran. Kita terus lakukan pengawasan intensif saja," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Uji Materi UU Pers oleh Iwakum Dikabulkan, MK Cegah Kriminalisasi Wartawan
-
Haram Pertahankan Koruptor! Puluhan Kiai Muda NU Desak PBNU Pecat Gus Yaqut dan Kader Tersangka KPK
-
Tenda Putih Terpasang di Bogor, Keluarga Pramugari Esther Aprilita Pasrah Menanti Kabar dari Maros
-
Update Tragedi Tambang Pongkor, PT Antam Gandeng Aparat Selidiki Penyebab Asap Maut
-
Dilamar Partai Gema Bangsa, Sudirman Said: Tema Desentralisasi Politik Sangat Tepat