SuaraJabar.id - Bencana alam akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menerjang Kabupaten Bogor menyisakan cerita pilu di kampung yang terisolir dan rumah tinggal yang rusak. \
Dikutip dari Ayobandung.com--jaringan--Suara.com, salah satu warga yang mengalami pilunya bencana alam itu, yakni Ading Sulaiman.
Ading merupakan Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya. Matanya terlihat berkaca-kaca usai rumahnya di Kampung Banar lenyap akibat diterjang banjir dan longsor.
"Tak ada yang tersisa, rumah saya rata dengan tanah, mobil, motor televisi semuanya hancur. Pokoknya hancur semua," kata Ading sambil menghela nafas panjang yang ditemui di Desa Nanggung, Jumat (4/1/2020).
Walaupun tak tahu harus tingggal di mana usai rumahnya luluh lantak, namun Ading merasa bersyukur karena seluruh anggota keluarganya selamat.
"Semua hancur, Alhamdulillah hanya nyawa saya dan keluarga yang bisa diselamatkan, Alhamdulillah, saat ini keluarga mengungsi di rumah keluarga," katanya.
Dia menceritakan saat banjir mulai merendam Kampung Banar, Rabu (1/1/2020) pagi dirinya bersama keluarga berupaya menyelamatkan diri dari rumahnya yang berada di atas ketinggian sekira 650 meter.
"Wah gede airnya, ada lumpur sama batu lelumpuran gitu," kata Ading.
Warga Kampung Banar lainnya yakni, Uswatun Hasanah (25) juga menyimpan cerita pilu karena bencana.
Baca Juga: Jalan Raya Pitara Depok Rawan Longsor, Truk Muatan Besar Dilarang Melintas
Meski rumahnya tak rusak total seperti Ading namun dirinya bersusah payah untuk mengungsi ke Desa Nanggung akibat kampung Banar yang terisolir karena akses kendaraan yang terputus.
"Ketika bencana itu, saya mengungsi berangkat dari pagi jalan kaki, saya bawa gendong anak yang masih bayi, saya bawa nenek-nenek juga bayangkan sampai di sini baru magrib," kata Uswatun.
Uswatun mengatakan, dia dan keluarga tak punya pilihan lain selain mengungsi dan meninggalkan Kampung Banar karena rumah yang sudah rusak dan kekhawatiran akan ancaman bencana yang bisa saja terjadi kembali di saat intensitas hujan yang dirasakan masih tinggi.
"Yang tenggelam kena banjir itu cuma dua RT, saya tidak tahu apakah disana masih ada orang apa tidak tapi rasa-rasanya banyak yang mengungsi ke saudara-saudaranya,” kata Uswatun.
Dalam kesempatan itu, Uswatun sempat menunjukkan rekaman video banjir yang menerjang kampung Banar. Terlihat air berwarna cokelat pekat merendam rumah warga hinga masjid.
"Yang hancur ya hancur, yang terendam ya terendam, salah satunya yang paling parah rumah pak Ading ini, rusak total," katanya.
Berita Terkait
-
Buka Akses Lima Desa di Lebak Gedong yang Terisolir, Alat Berat Dikerahakan
-
Dua Warga Hilang Diterjang Longsor, Basarnas Banten Lakukan Pencarian
-
3 Warga Depok Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur, 4 Lainnya Alami Luka
-
Hujan Deras, 33 Makam Warga Pasir Putih Depok Tertimbun Longsor
-
Hujan Deras, 33 Makam di Pasir Putih Depok Hilang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu