SuaraJabar.id - Satu keluarga yang beralamat di Jalan Raya Curug RT1/RW6 Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal. Keluarga yang terdiri dari empat orang itu dianiaya pada Jumat (10/1/2020) dini hari.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan adanya insiden tersebut. Tepatnya, penganiayaan terjadi pada pukul 03.30 WIB.
"Betul telah terjadi penganiayaan berat terhadap satu keluarga dengan korban 4 orang," kata Yusri dalam keterangannya, Jumat (10/1/2020).
Para korban adalah Sumitro (45), Zuleha (40), MF (11) dan F (3). Sumitro mengalami luka robek pada bagian kepala, Zuleha mengalami luka robek di kening dan tangan kiri.
Sedangkan, MF dan F yang merupakan anak dari Sumitro dan Zuleha mengalami luka memar di pipi dan kepala bagian belakang. Diduga, pelaku menganiaya memakai benda tumpul.
"Korban bukan dibacok tapi kekerasan benda tumpul. Pelaku juga masih dalam lidik," jelas Yusri.
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. Sebab, keempat korban masih belum dapat dimintakan keterangan.
Kekinian, para korban tengah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok. Polisi kini mendalami kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Saat Tidur Pulas, Keluarga Sumitro Dibantai Pelaku Misterius
-
Punya Mobil Tapi Tak Punya Garasi, Warga Depok Didenda Rp 2 Juta!
-
Warganya Memerkosa 190-an Pria di Inggris, Wawalkot: Memalukan Nama Depok
-
Polisi Ikut Menelusuri Jejak Reynhard Sinaga Si Predator Seksual di Depok
-
Berita Melenceng Reynhard Berpotensi Jadi Bahan Bakar Sentimen Anti-LGBT
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba