SuaraJabar.id - Seorang pemandu lagu karaoke berinisial R (24) tewas setelah dicekik teman kencannya di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Korban dicekik lantaran menolak kembali berhubungan intim karena sudah merasa kelelahan. Kasus pembunuhan ladies companion terkuak setelah polisi menemukan jasad korban di sebuah vila di kawasan Puncak, Bogor pada 30 Desember 2020.
Kapolres Bogor AKBP M Joni mengatakan, polisi telah meringkus lelaki berinisial RA (39) yang dianggap menjadi pelaku pembunuhan.
"Hasil pengolahan TKP kami menunjukan bahwa wanita itu korban pembunuhan. Setelah membentuk tim gabungan kami berhasil menangkap pelaku inisial RA (39) di Bandung," kata Joni, Jumat (17/1/2020).
Dari hasil pemeriksaan, aksi pembunuhan itu berawal saat RA mengajak korban untuk melakukan pesta seks bersama dua orang masing-masing rekan mereka.
Setelah puas, dua rekan dari pelaku dan korban pun pulang meninggalkan vila tempat mereka berpesta.
"Jadi korban dengan dua temannya diajak pelaku (RA) yang juga beserta dua temannya untuk pesta seks, bayaran kurang lebih per orang sekitar Rp 500 ribu dan sewa villa Rp 450 ribu. Siang hari setelah pesta seks teman korban dan pelaku pulang," jelas Joni.
Pada akhirnya, korban ditemukan namun nahas sudah kondisi meninggal dunia.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Ngamuk Gegara LC Karaoke Tolak Diajak ML, Aksi Koboi Arlin Berujung Damai
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Onani di Atas Mayat Putrinya, Jeritan Hati Ibu Korban ke Pembunuh Nissa
-
Halimah Dibunuh Suami Gegara Chat Pria di FB, Tubuhnya Kena Tusuk 14 Lobang
-
Bikin Skenario Usai Bunuh Tante dan Sepupu, Ponakan Pura-pura Lapor Polisi
-
Sempat Kesurupan, Rinaldi Mutilasi Ayahnya Sepulang Berobat ke Paranormal
-
Aksi Keji Ponakan, Tembak Kepala Tantenya dan Bekap Sepupu Pakai Bantal
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan