SuaraJabar.id - Anggota Polsek Tarogong Kaler Kabupaten Garut mengevakuasi puluhan tanaman ganja yang ditemukan warga di kawasan Gunung Guntur. Keberadaan tanaman ganja tersebut dilaporkan seorang warga yang sedang berburu di areal hutan kaki gunung tersebut.
Kapolsek Tarogong Kaler Ipda Asep Saepudin mengemukakan, temuan tanaman ganja tersebut dilaporkan warga pada Rabu (15/1/2020) silam. Meski begitu, warga tersebut tidak ingat posisi tumbuhnya pohon ganja tersebut.
"Warga yang tahu lokasinya lupa, jadi harus dicari lagi," kata Asep seperti diberitakan Ayobandung.com-jaringan Suara.com pada Minggu (19/1/2020).
Mendapat laporan tersebut, petugas polisi bersama TNI bersama-sama melakukan penyisiran di area Gunung Guntur. Penyisiran bersama warga dilakukan mulai Kamis (16/1/2020). Hingga akhirnya puluhan pohon ganja ditemukan pada Sabtu (18/1/2020) sore.
"Kami pun sejak Kamis melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil ditemukan Sabtu sore."
Asep mengemukakan, lokasi penemuan tanaman ganja jauh dari pemukiman penduduk yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama tiga jam.
"Lokasinya jauh sekitar tiga jam jalan kaki untuk bisa sampai ke sana," katanya.
Untuk saat ini, pihaknya mengevakuasi pohon-pohon ganja tersebut ke Markas Polres Garut untuk diselidiki lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS