SuaraJabar.id - Bocah putus sekolah berinisial N (15) disetubuhi sebanyak lima kali oleh teman dekat orangtuanya sendiri di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Pelaku berinisial AH (35) mengambil kesempatan bejatnya itu ketika orangtua korban tidak berada di rumah.
"Jadi pelaku menyetubuhi korban sudah lima kali. Aksinya dilakukan saat orang tua korban sedang tidak ada di rumah," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Wijonarko pada Kamis (20/2/2020).
Wijonarko menceritakan, persetubuhan ini diawali ketika pelaku sering ke rumah korban. Dari situ, pelaku sudah memiliki niat jahat kepada korban. Sehingga, pelaku sering berkunjung ke rumahnya dengan alasan silaturahmi dengan ayah korban.
"Korban merupakan gadis putus sekolah, tidak tamat SMP," katanya.
Seringnya pelaku ke rumah korban, kemudian berusaha mendekati N hingga berpacaran sejak Desember 2019. Ketika Sabtu (11/1/2020) pelaku berusaha menyetubuhi korban dengan mengiming-imingi korban.
Baca Juga: Ogah Masuk Jebakan, Kiai Tersangka Kasus Pencabulan Tolak Diperiksa Polisi
"Jadi pelaku selalu memberikan korban hadiah saat ingin menyetubuhi," katanya.
Awalnya pelaku memberikan cincin dan kalung. Pemberian hadiah kepada korban oleh pelaku, kata Wijonarko, sebagai bujuk rayu. Hingga akhirnya korban mengeluhkan rasa sakit di bagian kemaluannya kepada orang tuanya pada Sabtu (1/2/2020).
Setelah ditanyakan penyebabnya, kata Wijonarko, korban mengaku, ternyata penyebab korban mengalami sakit akibat perlakuan AH.
Ketika ditanya wartawan, AH mengelak jika persetubuhan itu atas dasar iming-iming. Menurut pengakuannya itu, N jatuh cinta kepadanya sehingga hubungan layak suami istri itu terjadi.
AH mengatakan, N telah menaruh hati kepadanya sejak kali pertama berkunjung menemui ayahnya itu. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan barang ini juga mengatakan saat melakukan hubungan intim tidak dalam kondisi rumah kosong.
Baca Juga: Polisi Beri Waktu Seminggu ke Kiai Ponpes Tersangka Kasus Pencabulan Anak
"Ada orangtunya tidur. Dia itu (N) suka sama saya dan pernah mengungkapkan langsung. Saya juga pernah bilang sama dia, kalau saya ini sudah punya istri dan anak. Tapi tetap mau maksa pacaran," kilahnya.
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Pemudik Motor Padati Kalimalang
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
32 Situ di Bogor dan Bekasi Hilang, Nusron Wahid: Saya Baru Jadi Menteri ATR
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar