SuaraJabar.id - Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan Kota Depok ditetapkan pemerintah kota setempat menjadi lokasi pemakaman khusus bagi jenazah pasien Virus Corona atau Covid-19.
Langkah tersebut dilakukan meski sebelumnya sempat terjadi penolakan oleh warga yang berada di sekitar.
"Warga kesal karena tidak ada sosialisasi dan pemberitahuan. Warga resah karena takut tertular," ujar Ketua RW 07 Kelurahan Bedahan Nasam Haka seperti diberitakan Ayobandung.com-jaringan Suara.com pada Rabu (1/4/2020).
Menurut Nasam, Pemkot Depok sejak awal tidak berkoordinasi dengan pihak warga. Apalagi, saat ini sudah sebanyak enam jenazah diduga Pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Bedahan.
"Warga juga merasa miris melihat petugas gali makam yang tidak mengunakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, hanya mengenakan masker dan sarung tangan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidik Mulyono menegaskan TPU Bedahan sudah ditetapkan untuk lokasi pemakaman jenazah pasien Virus Corona.
"Kami memang belum sempat sosialisasikan dan umumkan TPU Bedahan menjadi tempat pemakaman jenazah korban Covid-19. Dengan kenjadian penolakan ini, kami sekaligus memberikan sosialisasi ke warga dan pengurus lingkungan. Alhamdulillah warga akhirnya bisa menerima TPU Bedahan dijadikan tempat pemakaman korban Covid-19," jelasnya.
Lebih jauh, Sidik menepis kegelisahan warga mengenai kekhawatiran penularan Covid melalui jenazah. Dia mengemukakan pemulasaran jenazah korban Covid-19 di Kota Depok sudah sesuai panduan yang dikeluarkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).
"Sebelum dilakukan pemulasaran jenazah, akan dilakukan konfirmasi lebih dulu ke keluarga yang bersangkutan. Kemudian jenazah diberi disinfektan menggunakan bahan semacam formalin. Lalu, jenazah dimandikan sesuai dengan agama jenazah, dilakukan pembungkusan dengan wrapping. Kemudian dimasukkan ke kantong jenazah sesuai dengan standar," paparnya.
Baca Juga: Ironis, Warga Hadang Ambulans dan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona
Berita Terkait
-
Ironis, Warga Hadang Ambulans dan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona
-
Miris! Jenazah Pasien Corona di Banyumas, Sempat Ditolak Beberapa TPU
-
Jasad Pasien Corona di Banyumas Ditolak Warga, Ganjar: Ini yang Terakhir
-
Warga di Banyumas Tolak Penguburan Mayat Pasien Corona di Tanah Pemkab
-
Viral Video Warga Depok Tolak Penguburan Jasad Corona, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih