SuaraJabar.id - Jelang diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masyarakat mulai di data agar nantinya dapat menerima bantuan. PSBB bakal diterapkan di Kabupaten Bogor dalam waktu dekat untuk menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19
Salah satu pendataan tersebut dilakukan di daerah Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Menurut salah satu Tim Relawan penyaluran bantuan terkait Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan.
"Ini (masyarakat) masih kita data," kata Anggota Tim Relawan Covid-19 bernama Yeni saat dihubungi Suara.com, Senin (13/4/2020).
Menurutnya, penerima bantuan tidak hanya dikhususkan untuk warga miskin saja.
Meski demikian, pihaknya belum diketahui secara pasti bantuan tersebut akan berbentuk sembako atau pun uang tunai. Kekinian pihaknya masih melakukan pendataan kepada seluruh masyarakat.
"Nanti pemerintah dari Kabupaten yang mengeluarkan khususnya Dinsos Kabupaten Bogor," tutupnya.
Untuk diketahui, Pemprov Jabar mengonfirmasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek).
PSBB di wilayah tersebut mulai resmi dilaksanakan pada Rabu (15/4/2020) mendatang.
Keputusan ini dikeluarkan usai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyetujui pengajuan PSBB yang diajukan pada 8 April lalu.
Baca Juga: PSBB di Bogor, Depok dan Bekasi Diterapkan 14 Hari Mulai Rabu Besok
Berita Terkait
-
Karena Corona, Pemprov DKI Beri Insentif PBB-P2 dan Tak Naikan NJOP 2020
-
Wali Kota Tanjungpinang Kritis Dirawat di Ruangan Isolasi Virus Corona
-
Sebut Tuhan Lebih Besar dari Corona, Pendeta Positif Covid-19 Meninggal
-
Wabah Corona, Stok Pangan RI Hanya Cukup untuk 4 Bulan ke Depan
-
Indonesia Kembali Berduka, 2 Dokter Senior Meninggal karena Virus Corona
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa