SuaraJabar.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan bantuan untuk warga terdampak pandemi Covid-19 khususnya di daerah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek). Jumlah bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 500 ribu rupiah per keluarga, dengan pembagian Rp 150 ribu uang tunai dan Rp 350 berupa sembako.
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, pembagian bantuan tersebut akan dikucurkan bersamaan dengan pemberlakuan PSBB pada Rabu (15/4/2020) mendatang.
“Bantuan seperti yang sudah disampaikan, bahwa Gubernur (Jabar) akan memberikan bantuan sosial khususnya di daerah Bodebek. Gubernur memerintahkan antara tanggal 15-16 April ini kita harus sudah mulai dan barangkali fokus kita di daerah Bodebek yang dilakukan PSBB mulai tanggal 15 April,” ujar Daud di Bandung pada Senin (13/4/2020).
Terkait mekanisme penyaluran bantuan dari provinsi, Daud menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan Bulog dan Perum Pos. Serta ojek dalam membantu pendistribusian.
“Mekanismenya bahwa kami di divisi logistik bekerja sama dengan Bulog, bekerja sama dengan Perum Pos. Untuk diketahui bantuan sebesar Rp 500 ribu rupiah itu adalah Rp 350 (ribu) berbentuk natura (sembako), Rp 150 ribu berbentuk uang,” ungkap Daud.
Daud mengatakan, untuk bantuan senilai Rp 350 ribu pihaknya bekerja sama dengan Bulog. Nantinya, Bulog akan mengirimkan bantuan sampai tingkat kecamatan.
“Di sana ada pos kemudian bekerja sama dengan PT Pos, uang juga dititipkan ke PT Pos nanti dititik pengumpulan itu di kecamatan atau di desa itu nanti akan diantar langsung ke alamat penerima,” katanya.
“Yang mengantar PT pos bekerja sama dengan para ojek. Jadi supaya ojek ini juga masih bisa berpenghasilan. Nanti sistem dan aplikasinya sudah ada. Dari si ojek ini bisa menyampaikan ke masyarakat sasaran, nanti bisa difoto KTP kelihatan termasuk tanda terima basah maupun tanda terima elektronik,” lanjut Daud menambahkan.
Daud mengemukakan, bantuan dari Gubernur Jabar adalah pintu ke enam, karena bantuan dari pemerintah pusat sudah banyak yang turun.
Baca Juga: Pemprov Jabar Keluarkan Pergub Pelaksanaan PSBB Bodebek, Begini Isinya
Dia menyebutkan, beberapa program pemerintah pusat, yakni PKH, program sembako, program sembako dari presiden, ada juga program dana desa 25-35 persen dana desa itu bisa dipakai untuk bantuan sosial kemudian kartu Prakerja, baru masuk yang ke enam bantuan gubernur.
“Kalau bantuan gubernur belum ada juga, ada bantuan dari kepala daerah yang sudah disiapkan juga untuk bantuan ini,” kata Daud.
Hingga saat ini, data kasar penerima bantuan sudah masuk. Daud mengatakan pihaknya masih terus memferivikasi data tersebut.
“Makanya data itu harus terus disempurnakan. Supaya dengan adanya tujug pintu bantuan semua rakyat bisa mendapatkan. Tidak akan terjadi duplikasi masyarakat menerima lebib dari satu bantuan, itu yang diupayakan supaya data bisa tervalidasi."
Menurut rencana, bantuan tersebut akan dibagikan per keluarga selama empat bulan. Meski begitu, hingga saat ini Pemprov Jabar masih melakukan validasi data keluarga penerima bantuan tersebut.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Pemprov Jabar Keluarkan Pergub Pelaksanaan PSBB Bodebek, Begini Isinya
-
Pemberlakuan PSBB di Depok Masih Tunggu Pergub Jabar
-
Dua Wilayah di Jabar Dipastikan Tidak Maksimal Berlakukan PSBB
-
Resmi! Pemprov Jabar Ajukan Rekomendasi Bodebek Berlakukan PSBB
-
Belum Ada PSBB Jelang Ramadan, Jabar Sudah Diserbu 200 Ribu Pemudik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun
-
KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran