SuaraJabar.id - Adrian Ilyas Hanafi (20) baru saja dibebaskan oleh Kementerian Hukum dan HAM dari penjara karena wabah virus corona. Tapi warga Pasirkoja, Kota Bandung itu kembali merampok.
Dia pun harus kembali mendekam di balik jeruji besi, setelah ia melakukan aksi jambret terhadap seorang penguna motor. Adrian merupakan satu dari ratusan warga binaan yang mendapat program asimilasi dan integrasi untuk mencegah penyebaran virus corona dari Kemenkumham.
"Dia baru baru bebas tanggal 2 (April 2020) kemarin," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, saat ungkap kasus di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (14/4/2020).
Ulung menuturkan, Adrian melakukan aksinya bersama satu rekannya bernama M. Maulana Effendi (19) yang juga sudah ditangkap polisi. Aksi keduanya dilakukan pada Minggu (12/4/2020). Saat itu, dua pelaku ini tengah mengendarai sepeda motor maticnya, di sekitaran Jalan Astanaanyar. Diwaktu yang bersamaan, melintas dua orang yang tengah mengendarai motor dengan berboncengan. Oleh pelaku, terlihat orang yang berada dibonceng itu tengah asik bermain ponsel.
"Pelaku saat itu memepet motor korban dan langsung merampas ponselnya. Korban sempat terjatuh, namun tidak mengalami luka yang serius," tutur Ulung.
Melihat korban terjatuh, keduannya pun langsung melarikan diri. Sementara kedua orang korban itu, diselamatkan warga dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Polisi yang mendapati informasi itu, langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan korban, saksi dan cctv yang ada di lokasi kejadian, polisi berhasil mengindetifikasi pelaku Adrian. Selama hampir 24 jam polisi lakukan pengejaran terhadap pelaku. Selain ke rumah pelaku, polisi pun sempat mengejar ke tempat biasa pelaku bermain, namun tidak didapati keberadaannya.
Polisi sempat mendapat informasi keberadaan di wilayah Bandung Timur. Saat dilakukan pengejaraan, tepatnya di Jalan Kiaracondong, polisi mendapati pelaku tengah mengendarai motor.
"Saat akan diamankan, pelaku ini melawan dengan cara akan menabrakan sepeda motornya, ke anggota. Karena dianggap membahayakan, kita berikan tindakan tegas dan terukur. Pelaku berhasil di lumpuhkan, Senin (13 April 2020), dini hari," katanya.
Setelah Adrian ditangkap, kemudian polisi lakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku lainnya, yakni Maulana, di Leuwipanjang, Kota Bandung. Dari penangkapan keduanya polisi amankan satu sepeda motor pelaku yang digunakan saat beraksi dan satu ponsel hasil perampasan yang belum sempat di jual.
Baca Juga: Jambret Auto Ciut, Rekaman Perempuan Belah Duren Sekali Napas
Saat ditanyai wartawan, Adrian mengaku baru bebas setelah menjalani masa hukuman selama 2 tahun terkait dengan kasus yang sama, pencurian dengan kekerasan, dengan lokasi di Astanaanyar. Dirinya menjalani masa hukuman, di Rutan Kebon Waru, Bandung. Dirinya mengaku khilaf melakukan aksi penjambretan tersebut. Namun memang dirinya berniat untuk mencuri ponsel, dan hasil curiannya akan di jual.
"Saya lupa (melakukan aksi jambret). Niatnya mau beli minum-minuman keras kalau sudah kejual. Tapi ke buru ke tangkep," kata pria bertato tengkorak di lengan kanannya itu.
Adrian dan rekannya dijerat polisi dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian disertai dengan kekerasan. Keduanya diancaman pidana penjara, paling singkat lima tahun bui.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Dibebaskan karena Corona, Narapidana Malah Nyolong Karpet
-
Ditjen PAS Sebut Napi yang Bebas Saat Corona akan Diisolasi, Jika Buat Ulah
-
Bukan Tobat saat Corona, Rudi Hartono Berulah Lagi Naik Atap WC Tetangga
-
Resmi Hari Ini! 35 Ribu Narapidana Bebas, 1.815 Orang Sudah Berkeliaran
-
Di Balik 30 Ribu Narapidana Dibebaskan saat Corona, Jokowi Tiru Iran
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda
-
Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare