SuaraJabar.id - Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna meminta warga Kota Depok terutama para remaja untuk tidak melakukan kegiatan ngabuburit selama bulan Ramadan 1441 H.
Larangan ngabuburit tersebut sebagaimana imbauan pemerintah untuk tetap berada dan berkegiatan di rumah selama masa pandemi Covid-19. Apalagi saat ini Kota Depok masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Baiknya enggak usah ngabuburit dulu," ujar Pradi kepada Suara.com, Jumat (24/4/2020).
Pradi mengatakan, sebaiknya warga Kota Depok tetap berada di rumah. Ia menilai, ketimbang beraktivitas di luar rumah yang tidak perlu semacam ngabuburit, lebih baik waktu menunggu berbuka puasa diisi dengan tadarus Al Quran.
"Bercengkerama di rumah saja sambil tadarus Al Quran menunggu berbuka, kan lebih afdal," ujarnya.
Berita Terkait
-
Memanfaatkan Masa PSBB Bagi Umat Muslim ala Quraish Shihab
-
Sebelum Dilarang Jokowi, 2.580 Warga Mudik Lewat Terminal Baranangsiang
-
Ekonom Faisal Basri Sebut Penanganan Covid-19 di Indonesia Tak Karuan
-
Jarah Makanan di Tengah Pandemi, Seorang Pria Tewas Diterjang Timah Panas
-
Dicegat Polisi di Pintu Tol, 800 Kendaraan Pemudik Disuruh Balik Kanan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
-
Kritis tapi Santun: Sosok Andrie Yunus, Aktivis Kontras Korban Air Keras di Mata Sang Guru SMA
-
Jalur Merah Pasir Angin: Celurit Tertinggal Saat Begal Rampas Motor Pemudik Jakarta di Sukabumi
-
Kolaborasi Nyata Dunia Usaha-Pemerintah, Kompak Santuni Anak Yatim di Sukadiri