SuaraJabar.id - Seorang pria berinisal M (51) tiba-tiba terjatuh setelah melaksanakan ibadah salat subuh, Rabu (29/4/2020) kemarin.
Insiden tersebut terjadi di Masjid Azzahidin, Perum Bekasi Timur Regensi, Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Bendahara DKM Masjid Azzahidin, Herman menuturkan, dia mendapat laporan dari salah satu jamaah yang baru menunaikan ibadah salat subuh di lokasi yang sama. Kebetulan saat itu Herman sedang tidak salat secara berjamaah di masjid.
"Jadi kejadiannya habis salat subuh, kemarin. Kebetulan saya tidak salah disini, anak saya yang salat. Sesusai salat subuh, almarhum lagi berdoa tiba-tiba jatuh. Dari situ salah satu jamaah langsung lapor ke rumah saya," kata Herman kepada Suara.com di Masjid Azzahidin, Kamis (30/4/2020).
Herman yang kebetulan tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di lingkungannya langsung melapor ke jajaran Babinsa Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya. Tepat pukul 05.00 WIB, jajaran Babinsa sampai di lokasi kejadian.
"Kebetulan saya satu tim bersama Babinsa, tim satgas covid. Saya koordinasi, saya lapor ke Babinsa dan langsung direspon sekitar pukul 05.00 WIB," sambungnya.
Selanjutnya, sekitar pukul 06.30 WIB datang petugas kesehatan untuk mengecek kondisi M. Sebab, jamaah yang kebetulan salat bersama almarhum tidak berani mendekat.
"Sekitar 06.00 WIB atau 06.30 WIB, tim kesehatan datang memastikan kalau almarhum sudah meninggal," beber Herman.
Setelah dipastikan bahwa M sudah meninggal, pengurus masjid berembuk dengan pihak keluarga ihwal urusan pemakaman dan lainnya. Kata Herman, pihak keluarga sepakat agar semua diurus dengan tata cara pemerintah.
Baca Juga: Jemaah Meninggal usai Salat Subuh, Masjid Azzahidin Disemprot Disinfektan
"Kemudian kami panggil pihak keluarga, kami minta arahan apakah ini mau di urus di DKM atau pemerintah, pihak keluarga sepakat diurus pemerintah," tambahnya.
Selanjutnya, pihak keluarga serta pengurus DKM Masjid Azzahidin ikut serta saat almarhum dibawa ke Rumah Sakit Permata Bekasi. Sementara, sampel darah M juga diperiksa, namun Herman tidak tahu sampel tersebut diperiksa dimana.
"Akhirnya kita nunggu protap selanjutnya yaitu sampel darah untuk dikirim. Dikirimnya tidak tau kemana. Kalau jenazah di bawa ke RS Permata. Terus didampingi ketua RT dan pihak keluarga," kata Herman.
Sebelumnya, seorang pria meninggal dunia setelah menunaikan salat subuh di Masjid Azzahidin, Perum Bekasi Timur Regensi, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2020) kemarin. Sontak, jemaah lain pun menghindar dan tak berani mendekat.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing memerikan data jika pria berinsial M itu berusia 51 tahun.
"Iya benar telah terjadi pria meninggal dunia di dalam masjid usai salat subuh berjamaah," kata Kompol Erna dalam keterangan persnya.
Berita Terkait
-
Cari Penumpang Mudik Lewat Medsos, Polisi Tangkap Dua Sopir Travel Gelap
-
Jokowi: Stimulus ekonomi Akan Diberikan ke Tukang Gorengan dan Tambal Ban
-
Bersama Angin, Kematian Selalu Menyentak: Jemaah Meninggal di Masjid
-
Warung Kopi Jadi 'Ancaman' di Surabaya saat Wabah Virus Corona, Kenapa?
-
Jemaah Meninggal di Masjid, M Ambruk saat Imam Salat Khusyuk Pimpin Doa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI