SuaraJabar.id - Nasib nahas dialami Adang Jalu, warga Kampung Warga Kampung Kebon Kai RT 07/02 Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi. Adang mengaku menjadi korban hipnotis yang terjadi pada Jumat (1/5/2020).
Mirisnya, tak hanya hartanya yang ludes, tetapi juga anak perempuannya yang saat kejadian mengendarai sepeda motor juga raib dibawa lari pelaku.
Kepada Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Adang menceritakan, peristiwa itu bermula saat pelaku mendatanginya sekitar pukul 16.00 WIB. Kal itu, Adang mengingat pelaku datang naik ojek.
"Pelakunya perempuan, ibu-ibu. Dia datang sendiri naik ojek. Ojeknya sudah ketemu sama saya. Kata tukang ojeknya itu, si pelaku turun di Berekah deket Indomaret, terus naik ojek. Ke tukang ojek dia nanyain siapa yang pegang villa di Pasir Tandu. Kebetulan saya pegang villa sekitar sini," kata Adang saat dihubungi Sukabumiupdate.com, Jumat (1/5/2020) malam.
Adang mengemukakan, saat itu pelaku mengaku ingin menginap dan menyewa villa untuk acara santunan kepada anak yatim piatu dan jompo.
"Di villa itu ada istri saya, Iis lagi bersih-bersih. Pelaku nyamperin istri saya terus bilang pinjam kalung dan cincin istri saya. Istri saya menurut kayak kena hipnotis. Terus anak saya, Marlina, menyusul ke villa bawa motor, mau nyusul ibunya. Katanya tahu-tahu, si pelaku ini ajak anak saya naik motor dan sampai sekarang anak saya belum pulang," katanya.
Hingga saat ini, Adang masih mencari keberadaan anaknya tersebut. Dari informasi terakhir yang diterima Adang, pelaku dikabarkan kabur ke arah Leuwiliang, Bogor.
"Pelaku berhasil bawa kabur motor, kalung dan cincin istri saya. Mohon doanya, mudah-mudahan anak saya bisa segera ketemu dan pelaku juga bisa segera ketemu," katanya.
Baca Juga: Diduga Hipnotis Petugas, Dua Tahanan Kabur dari Rutan Mapolresta Denpasar
Berita Terkait
-
Kisah Pegawai Radio yang Bantu Ungkap Penculikan Anak di Kota Gede
-
Pelaku Penculikan Anak di Kotagede Ditangkap di Sidoarjo
-
Soal Penculikan Anak di Kotagede, Polisi Prediksi Pelaku Masih di Jogja
-
Misteri 2 Pelaku Hipnotis Kadus di Sukabumi, Bawa Kabur Duit Rp 25 Juta
-
Seorang Kadus di Sukabumi Jadi Korban Hipnotis, Duit Rp 25 Juta Lenyap
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Rumah Dikosongkan! Pengurus AMSI dan Manajer Konde.co Diteror Orang Tak Dikenal
-
Investasi Makin Mudah dengan Fitur Toggle Nabung Emas Otomatis di BRImo
-
Pemprov Jabar Beri Subsidi Rp2,7 Juta Bagi Siswa yang Gagal Masuk Negeri
-
Demam Piala Dunia 2026, Walikota Bandung Farhan Ancam Pecat ASN yang Nekat Judi Online