SuaraJabar.id - Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja atau yang lebih dikenal dengan sebutan Prabu Siliwangi. Namanya begitu masyhur di kalangan masyarakat Tatar Sunda.
Putra dari Prabu Dewa Niskala, anak Mahaprabu Niskala Wastu Kancana, ini sangat dihormati oleh masyarakat Sunda hingga saat ini.
Di era kepemimpinan Prabu Siliwangi, Kerajaan Sunda Galuh yang beribu kota di Pakuan Pajajaran, mencapai puncak kejayaan.
Ketokohan Prabu Siliwangi yang begitu besar namanya dan dihormati, membuat banyak pelukis terinspirasi untuk melukis sosoknya.
Salah satunya seperti hasil lukisan yang berada di Museum Pusaka Keraton Kesepuhan Cirebon.
Lukisan Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi tersebut dibuat oleh pelukis asal Garut bernama Ridho. Lukisan itu dibuat pada tahun 2004.
Sebelum melukis, Ridho terlebih dahulu melakukan sejumlah ritual di kawasan Sancang, tempat yang diyakini sebagai lokasi Prabu Siliwangi moksa.
Hal ini sebagaimana disampaikan Wakabag Paket Wisata Museum Pusaka Keraton Kesepuhan Cirebon, RM Hafid Permadi, yang mendapat cerita dari Ridho.
Ridho, kata Hafid, sengaja melakukan ritual tersebut demi mendapat imajinasi tentang sosok Prabu Siliwangi.
Baca Juga: Kisah Pilu Jenal: Bangkrut Dagang Mi Ayam dan Tak Punya Beras
"Ketika melakukan ritual itulah, Ridho didatangi oleh sesosok yang mengaku sebagai Prabu Siliwangi," tutur Hafid dikutip dari TIMES Indonesia—jaringan Suara.com—Senin (11/5/2020).
Setelah 'ditemui' sosok Prabu Siliwangi, Ridho pun langsung menuangkannya ke dalam lukisan.
Dalam lukisan itu, sosok Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi, tengah berdiri dengan mahkota dan jubahnya.
Tangan kirinya memegang keris. Di samping Prabu Siliwangi tampak seekor macan yang mendampingi.
Setelah selesai, lukisan itu diserahkan ke Keraton Kesepuhan Cirebon ketika Sultan Sepuh XIII PRA Maulana Pakuningrat masih bertahta.
"Lukisan itu pun kemudian disimpan sebagai salah satu benda koleksi di museum," ungkap Hafid.
Tag
Berita Terkait
-
PSSB Jawa Barat, 4 Jalan Utama Cirebon Ditutup
-
Dipergok Warga Kunjungi Rumah Janda Larut Malam, Duda Ini Ngumpet di Loteng
-
PSBB Jabar, Sejumlah Bus dan Travel Gelap Dipaksa Putar Balik di Cirebon
-
Mengenal Lebih Dekat GKR Bendara Melalui Film Dokumenter Rampadan
-
Pengendara Motor Tergeletak di Titik Nol Km, Warga Tak Berani Mendekat
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Kurator GBTI: Sejarah Tionghoa Bukan Cerita Pinggiran, tapi Bagian dari Indonesia
-
4 Wisata Alam Bogor dan Cianjur Ini Visualnya Kebangetan, Wajib Masuk Wishlist Gen Z
-
BRI Peduli Terjunkan Relawan Dukung Pemulihan Pendidikan Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 117 Kurikulum Merdeka
-
Kronologi Dua Polisi Gugur Saat Menjalankan Tugas Kemanusiaan di Longsor Cisarua