SuaraJabar.id - Sejumlah warga Kota Bogor tampak berkerumun mencuri-curi kesempatan untuk berekreasi pada hari kedua Idulfitri 1441 Hijriyah. Sejumlah warga Bogor bahkan terlihat berkerumun untuk menyaksikan rusa di sekitar area Istana Bogor.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menilai, berkerumunnya warga melihat rusa di area Istana Bogor lantaran masyarakat tak paham adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlaku.
"Kemungkinan masyarakat yang tidak paham, bahwa saat ini masih diberlakukan PSBB sampai besok tgl 26 Mei 2020," kata Dedie saat dihubungi Suara.com, Senin (25/5/2020).
Dedie pun mengimbau kepada warga untuk tidak berkerumun melakukan aktivitas di area-area publik sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
"Kami imbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di area publik sampai ada pengumuman lebih lanjut dari Pemkot," tuturnya.
Untuk diketahui, berdasarkan pantauan Suara.com pada Senin (25/5/2020) sejumlah warga tampak berkerumun di pedestrian Jalan Juanda, Kota Bogor atau di sekeliling area Istana Negara untuk melihat rusa. Kebanyakan warga yang datang merupakan orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk bermain dan memberi makan rusa yang ada di area halaman Istana Bogor.
Terlihat di sepanjang pendestrian ini masih minim penjagaan aparat petugas untuk mengingatkan warga agar tak bekerumun. Tampak dari dalam hanya ada petugas aparat kemanan yang memang bertugas menjaga di pos-pos pengamanan area Istana. Namun petugas hanya terlihat berjaga dari dalam dan tak terlihat mengingatkan warga.
Sejumlah warga seakan lupa dengan adanya penerapan PSBB dan juga situasi pandemi Virus Corona. Seorang warga Yusuf (39) mengaku, sengaja datang mengajak keluarganya untuk bermain dengan rusa di area Istana Bogor.
"Iya sengaja mas ini ama anak. Kebetulan lewat mampir," kata Yusuf saat berbincang dengan Suara.com di lokasi, Senin (25/5/2020).
Baca Juga: Capek, Satpol PP Biarkan Warga Berkerumun di Depan Istana Bogor
Kota Bogor secara resmi masih menerapkan status PSBB hingga 26 Mei 2020. Penerapan PSBB itu merupakan yang ketiga kalinya setelah diperpanjang.
Berita Terkait
-
Capek, Satpol PP Biarkan Warga Berkerumun di Depan Istana Bogor
-
Masih PSBB, Warga Malah Berkerumun Kasih Makan Rusa di Istana Bogor
-
Tok Tok Tok Pak Jokowi! Banyak Warga Kasih Makan Rusa di Depan Istana Bogor
-
Rekreasi di Masa Pandemi, Warga Berkerumun Beri Makan Rusa di Istana Bogor
-
Kelabui Aturan PSBB, Pintu Ramayana Dibuka Setengah dan Lampu Remang-Remang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa