SuaraJabar.id - Kota Bogor belum akan menerapkan new normal sebagai langkah keluar dari pandemi wabah corona. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan pihaknya saat ini masih merumuskan skema tatanan baru dimasa pandemi Covid-19 atau new normal.
Bima mengaku harus hati-hati susun aturan new normal Bogor.
"Masih dirumuskan harus hati-hati betul (skema new normal)," ujar Bima Arya, Rabu (27/5/2020).
Bima mengatakan bahwa untuk merumuskan konsep new normal itu pihaknya mengaku akan menerima masukan dari banyak pihak seperti akademisi.
"Kita juga menampung masukan dari pengusaha, dari hotel restoran, kampus dan sebagainya, sedang kita rumuskan ke depan seperti apa aturannya ya tapi tidak mungkin sekaligus sekarang masih belum aman," katanya.
Namun menurut Bima konsep new normal nantinya tidak akan memperlonggar protokol kesehatan meskipun bisa saja pergerakan orang lebih longgar dibanding masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Ke depan malah protokol kesehatan harus lebih ketat lagi, value-nya itu apapun rumusannya protokol kesehatan akan lebih ketat ke depan," katanya.
Saat ini kata Bima Pemerintah Kota Bogor sendiri masih memberlakukan PSBB hingga 4 Juni mendatang.
Baca Juga: 72 Mal di Jawa Barat Buka 30 Mei Jelang New Normal Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi