SuaraJabar.id - Kota Bekasi dibanjiri spanduk dan baliho super jumbo bergambarkan Habib Rizieq Shibab. Bahkan baliho berwajah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut ada di beberapa kawasan utama kota.
Baliho Habib Rizieq tersebar di perempatan Jalan Jatikramat Kecamatan Jatiasih, Jalan Pangeran Jayakarta, Jalan Pejuang Kecamatan Medan Satria, Jalan Raya Juanda di Kecamatan Bekasi Barat, Jalan RA Kartini di Bekasi Timur, dan Jalan Raya Kalimalang di perbatasan Jakarta Timur.
Wisnu (31), seorang warga Jalan RA Kartini menjelaskan tak tahu jelas pemasang baliho Habib Rizieq itu.
Namun, ia juga tak mengetahui apa tujuan di balik banyak pemasangan baliho besar tokoh Habib Rizieq.
"Kalau pemasangan spanduk ga masalah sih, yang penting pihak yang memasang bertanggung jawab. Karena ini masangnya kan di tempat umum," tutur Wisnu, Rabu (19/8/2020).
Baliho berukuran besar ini memiliki desain dan pesan yang mirip.
Di Jalan Jatikramat misalnya, di bawah foto sang habib ada kalimat bertuliskan "IB-HRS Pulang!! Neno PKI Meradang!!"
Lalu di Jalan Pangeran Jayakarta balihonya bertuliskan "Kalian Rusak Satu, Kami Pasang Seribu".
Sementara di Jalan Pejuang, Medan Satria baliho bertuliskan #GanyangNeoPKI #TolakRUUHIP.
Baca Juga: Bangunan Kuno di Proyek Double Track Stasiun Bekasi akan Jadi Cagar Budaya
Dari semua baliho yang dipasang, selain sama-sama memasang foto Habib Rizieq, semuanya juga memiliki pesan bernada dukungan untuk kepulangan sang habib.
Seperti, "Kami umat Islam Kota Bekasi siap jihad menjaga kehormatan Imam Besar Umat Islam Indonesia Al Habib Muhammad Rizieq Syihab".
Begitu pula yang ada di Jalan Jatikramat, "Kami umat Islam Kota Bekasi siap mengawal kepulangan IB-HRS".
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang