- Pemkab Bogor tetap melanjutkan pembangunan jalan kelas kabupaten di Bogor Barat sebagai infrastruktur logistik masyarakat jangka panjang.
- Pembangunan jalan tersebut tetap berjalan meski Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih mengkaji keberlangsungan aktivitas pertambangan di wilayah terkait.
- Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp100 miliar dalam APBD 2026 setelah proses administrasi selesai dilaksanakan.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proyek pembangunan jalan khusus tambang di wilayah Bogor Barat.
Meskipun saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji ulang keberlangsungan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut, Pemkab Bogor memastikan pengerjaan fisik infrastruktur jalan tetap berjalan sesuai rencana.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa keberadaan jalan tersebut memiliki fungsi strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar jalur angkutan material tambang.
Rudy Susmanto menekankan bahwa pembangunan jalan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mobilitas masyarakat.
Jika nantinya hasil kajian Pemprov Jabar memutuskan untuk membatasi atau bahkan menutup aktivitas tambang, infrastruktur jalan yang sedang dibangun akan dialihfungsikan sepenuhnya sebagai jalur logistik dan transportasi warga.
"Kalaupun tidak jadi dibuka dan tetap ditutup oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, jalan tersebut akan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat dari Cigudeg sampai dengan Rumpin," ujar Rudy Susmanto
Menurut Rudy, jalan yang dibangun bukan merupakan jalan khusus yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan perusahaan tambang, melainkan jalan kelas kabupaten yang dapat dimanfaatkan seluruh angkutan barang dan masyarakat.
"Kami tidak membangun jalan yang hanya bisa dilewati pertambangan. Kami membangun jalan kelas kabupaten yang mana seluruh angkutan barang dan angkutan tambang bisa melalui jalur tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan apabila Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengizinkan aktivitas pertambangan beroperasi, maka seluruh angkutan tambang nantinya wajib menggunakan jalur tersebut.
Baca Juga: Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
Namun demikian, Rudy menegaskan kewenangan untuk membuka atau menutup kembali aktivitas pertambangan berada sepenuhnya di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Kewenangan untuk dilakukan operasional kembali tidak ada pada Pemerintah Kabupaten Bogor. Maka kami menunggu sepenuhnya kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.
Di sisi lain, Pemkab Bogor tetap melanjutkan tahapan pembangunan jalan tersebut yang saat ini telah memasuki proses penetapan lokasi di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Rudy menjelaskan rencana pembangunan jalan tambang telah masuk tahap perencanaan sejak 2025 dan pada tahun ini difokuskan pada proses administrasi pengadaan lahan.
"Kalau administrasinya selesai di tahun 2026, sekarang sedang proses penetapan lokasi. Penetapan lokasi harus mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujarnya.
Setelah penetapan lokasi diterbitkan, pemerintah daerah akan melanjutkan proses appraisal lahan sebagai dasar pembebasan tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tersebut.
Berita Terkait
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Gubernur Jabar Hati-hati Garap Proyek Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Bikin Betah! Ini 5 Wisata Hits Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi Juni 2026
-
58 Calon Pengantin Jadi Korban WO Marwah, Kerugian Capai Rp2,6 M
-
Detik-Detik Siaran Terakhir Radio The Rockin Life Bandung Berakhir Tangis Haru