SuaraJabar.id - Jelang libur panjang akhir Oktober 2020, kondisi arus lalu-lintas di ruas Tol Cipali Kabupaten Cirebon, terpantau ramai lancar.
Pantauan Suarajabar.id, kondisi arus lalu-lintas dari arah Jakarta menuju Jawa maupun sebaliknya di Gerbang Tol (GT) Palimanan, Kabupaten Cirebon terpantau ramai lancar. Tidak terlihat adanya antrean panjang.
"Diperkirakan arus kendaraan yang melintas di GT Palimanan akan terjadi lonjakan pada malam hari," kata Kasat lantas Polresta Cirebon AKP Ahmat Troy, Selasa (27/10/2020)
Dengan adanya prediksi lonjakan kendaraan di GT Palimanan pada sore hingga malam hari, pihaknya telah siap untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dengan membuka gardu yang mengarah ke Jawa Tengah.
"Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, kami meminta pihak pengelola untuk menambah gardu tol yang mengarah ke Jawa Tengah," katanya.
Mengingat kerap terjadi kecelakaan di ruas Tol Cipali, ia mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk berhati-hati saat mengendarai kendaraanya.
"Kami minta pada pengendara untuk berhati-hati, dan lebih mementingkan penumpang. Jika mengantuk jangan memaksakan, lebih baik menepi ke rest area, demi keselamatan para penumpang," katanya.
Sementara itu, Kanit PJR Tol Cipali, Iptu Darsep Rahwan mengatakan, jelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, terdapat 14 gardu tol yang dibuka di GT Palimanan, Kabupaten Cirebon.
"Tujuh gardu dibuka untuk arah Jawa tengah, dan tujuh gardu dibuka untuk arah Jakarta. Itu untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan," katanya.
Baca Juga: Pengusaha Wajib Bayar Upah Lembur Jika Tidak Terapkan Cuti Bersama
Dijelaskan Darsep, jumlah gardu tol di GT Palimanan saat ini totalnya mencapai 30 unit. Jika adanya peningkatan volume kendaraan, maka gardu-gardu tersebut akan dibuka. Sehingga, penumpukan atau antrean kendaraan di GT Palimanan tidak begitu panjang.
"Jika ada peningkatan volume kendaraan di GT Palimanan, maka kami akan membuka beberapa gardu tol itu," katanya.
Kontributor : Abdul Rohman
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD