SuaraJabar.id - Laju penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Bogor masih tergolong tinggi. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, rata-rata ada 40-an kasus positif Covid-19 baru per hari di kotanya.
Menyikapi hal ini, Bima Arya mengingatkan dinas kesehatan setempat dan dinas terkait untuk segera menyiapkan rumah sakit darurat guna mengantisipasi terus meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.
"Dinas Kesehatan harus segera mencari tempat untuk rumah sakit darurat perawatan pasien kasus positif Covid-19," kata Bima Arya di Kota Bogor, Rabu (25/11/2020).
Menurut Bima Arya, terus meningkatnya warga Kota Bogor yang terkonfirmasi positif Covid-19, harus segera diantisipasi, dengan cara menurunkan jumlah kasus positif, juga dengan menyiapkan rumah sakit darurat.
Dinas Kesehatan, kata dia, bisa mencari gedung yang kosong untuk diubah fungsinya menjadi rumah sakit darurat, seperti BNPB menyiapkan Wisma Atlet di Kemayoran Jakarta, untuk rumah sakit darurat.
"Cari gedung kosong yang bisa difungsikan sebagai rumah sakit darurat. Kalau perlu GOR Pajajaran ditutup sementara dan dijadikan rumah sakit darurat," katanya.
Bima juga mengingatkan dinas terkait lainnya, untuk mencari solusi alternatif guna mengatasi kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.
Bima Arya menyatakan hal itu setelah mendapat laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, serta Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, soal perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor serta ketersediaan ruang rawat di rumah sakit maupun tempat isolasi khusus di PPSDM Lido di Kabupaten Bogor.
Dari laporan tersebut, menurut Bima, pertambahan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi, rata-rata sekitar 40-an kasus positif per hati.
Baca Juga: Kegiatan Keagamaan di Ibu Kota, Lahirkan 25 Klaster Corona
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, kasus positif Covid-19 trennya masih tinggi. Penularannya, terutama dari klaster keluarga dan klaster perkantoran.
Menurut Retno, kasus aktif Covid-19 di Kota Bogor saat ini masih tinggi yakni 530 kasus. Ketersediaan tempat tidur untuk pasien kasus positif di Kota Bogor ada 407 tempat tidur, sedangkan di pusat isolasi di Gedung PPSDM BNN di Lido ada 100 tempat tdur dan terisi 53 persen.
Menurut Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Ilham Chadir, di RSUD Kota Bogor ada sebanyak 120 tempat tidur untuk perawatan pasien positif Covid-19, yakni 114 tempat tidur di ruang isolasi serta enam tempat tidur di ruang ICU.
"Di RSU Kota Bogor, saat ini terus 96 pasien Covid-19, yakni enam pasien di ICU dan 90 pasien di ruang isolasi," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
GBLA Membiru! 5 Fakta Menarik Persib Kunci Juara Paruh Musim Usai Tekuk Persija 1-0
-
Hindari Titik Ini! Banjir Rendam Jalur Pantura Kudus
-
Persib vs Persija: Antara Dominasi Maung Bandung dan Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Mengenal Simpadampro: Aplikasi Futuristik Damkar Bogor yang Bisa 'Ramal' Kebakaran
-
Kontrak Ratusan Ton Sampah Tangsel ke Cileungsi Terbongkar